Menu

Mode Gelap

Headline

Target 81.251 H, Dinas Pertanian Jombang Punya 17 Brigade Pangan Petani Milenial

badge-check


					Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menggelar rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan Program LTT (Luas Tambah Tanam), OPLAH (Optimasi Lahan), dan Brigade Pangan pada Rabu, 2  Juli 2025. Foto: Jombangkab.go.id Perbesar

Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menggelar rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan Program LTT (Luas Tambah Tanam), OPLAH (Optimasi Lahan), dan Brigade Pangan pada Rabu, 2 Juli 2025. Foto: Jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menggelar rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan Program LTT (Luas Tambah Tanam), OPLAH (Optimasi Lahan), dan Brigade Pangan pada Kamis, 3 Juli 2025.

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Dinas Pertanian Kabupaten Jombang dan dihadiri:
* Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr. Rachmat, S.Si., M.Si
* Kepala BBPP Ketindan, Nurul Qomariyah, S.Sos., M.Si.
* Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Ir. Much Ronny
* 21 Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kabupaten Jombang.

Mengawali kegiatan, Much Ronny menyampaikan laporan capaian program strategis nasional bidang pertanian di Kabupaten Jombang hingga semester pertama tahun 2025.

“Untuk program LTT, dari target luasan sebesar 81.251 hektar, alhamdulillah hingga pertengahan tahun ini kita telah mampu mencapai 69% dari angka tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan semangat kerja keras dan sinergi antar pihak, target akhir tahun diyakini akan tercapai. “Kami optimis di akhir Desember 2025 nanti target 81.251 hektar bisa kita tuntaskan,” pungkasnya.

Menanggapi capaian tersebut, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementan, Dr. Rachmat, selaku penanggung jawab Program LTT Jawa Timur, menyampaikan apresiasi dan motivasi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pertanian Jombang atas capaian luar biasa ini. Dengan semangat dan tekad yang kuat, saya yakin Kabupaten Jombang mampu mencapai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Selain mengevaluasi Program LTT, rapat juga membahas perkembangan Program OPLAH dan Brigade Pangan. Untuk tahun 2025, target Program OPLAH di Kabupaten Jombang seluas 3.311 hektar, dengan fokus pada peningkatan Indeks Pertanaman (IP).

“Harapannya, melalui OPLAH, kita bisa mendekati IP 3. Artinya, lahan tersebut mampu ditanami dan memproduksi padi sebanyak tiga kali dalam setahun,” jelas Much Ronny.

Sebagai pendukung pelaksanaan OPLAH, Dinas Pertanian juga membentuk 17 Brigade Pangan yang beranggotakan petani milenial.

Brigade ini bertugas memberikan pelayanan alat dan mesin pertanian (alsintan), mulai dari persiapan lahan hingga panen dan pasca panen. Langkah ini menjadi bentuk nyata penguatan peran generasi muda dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan daerah.

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen dan kerja sama seluruh pihak demi mensukseskan program strategis pertanian nasional di Kabupaten Jombang.

Dengan sinergi yang terbangun antara pusat dan daerah, serta semangat para petani dan penyuluh, optimisme pencapaian target pun semakin nyata. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Solar Pertamina Turun Mulai 1 Juni 2026

1 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemerintah Terapkan Aktivasi Nomor Seluler dengan Pengenalan Wajah

1 Juni 2026 - 19:44 WIB

Upacara Kelahiran Pancasila di Titik Nol, Gang Buntu Desa Rejoagung Ploso Jombang

1 Juni 2026 - 19:39 WIB

1 Juni Isyarat Memutar Kembali Nilai-nilai Luhur Pancasila

1 Juni 2026 - 16:23 WIB

Pabrik Pengolahan Serbuk Kayu Terbakar di Mojowarno, Kerugian Mencapai Rp350 Juta

31 Mei 2026 - 21:13 WIB

Puncak Peringatan Waisak 2026 di Candi Borobudur Gaungkan Cinta Perdamaian Dunia

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Indonesia Sedang Demam Veronika, Karya Verry Klau dari Malaka NTT

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Menelisik Akar Terorisne (10): Kaum Anabaptist dan Terror Millennium

31 Mei 2026 - 10:23 WIB

PBB Masukkan Israel Daftar Hitam, Kasus Kejahatan Seksual di Kawasan Konflik

30 Mei 2026 - 19:38 WIB

Trending di News