Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Sudah Diuruk Material 3.800 M3, Bantalan Rel KA di Grobokan Ditutup Lagi

badge-check


					KAI telah melakukan pengurukan menggunakan 3.800 m3 material untuk mewnangani tanah yang menggerus bantalan kereta api di Grobogan, Jawa Tengah. Tetapi setelah diperbaikik, ternyata tanahnya tergerus lagi, akibat hujan serta luapan sungan Tuntang, Jumat malam 24 Januari 2025. Akibatanya jalur KA utara ditutup kembali. Instagram@kai121_ Perbesar

KAI telah melakukan pengurukan menggunakan 3.800 m3 material untuk mewnangani tanah yang menggerus bantalan kereta api di Grobogan, Jawa Tengah. Tetapi setelah diperbaikik, ternyata tanahnya tergerus lagi, akibat hujan serta luapan sungan Tuntang, Jumat malam 24 Januari 2025. Akibatanya jalur KA utara ditutup kembali. Instagram@kai121_

Penulis: Adi Wardhono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDNEWS.COM, GROBOKAN–  PT KAI bergerak cepat untuk memperbaiki jalur rel kereta api di Grobogan, mengerahkan material batu kricak sebanyak 2.500 ton atau setera dengan  sekitar 3.800 meter3 material, menguruk tanah bantalak rel kereta yang tergerus banjir 21 Januari dan selesai 24 Januri 2025.

Setelah bantalan tanah rel sudah diuruk, pada tanggal 24 dibuka kembali untuk melayani lalu lintas kereta api, akan tetapi pada hari Sabtu 25 Januari 2024, kembali ditutup.

hal itu dilakukan, karena pada Jumat malam terjadi hujan deras yang menyebabkan urugan yang baru saja diselesaikan ternyata ambrol kembali sehingga jalur Grobokan ditutup lagi.

Akibatnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali melakukan penutupan jalur kereta api di KM 32+5/7 antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan.

Luqman Arif Humas KAI Daop 8 Surabaya mengatakan bahwa Jumat  malam kemarin, sekitar pukul 22.25 WIB, terjadi luapan air kembali di sekitar jalur KA mengakibatkan ada gogosan (gerusan tanah).

“Oleh sebab itu, untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, jalur tersebut ditutup sementara yang mengakibatkan pengalihan kembali rute perjalanan kereta api memutar,” terang Luqman menambahkan, seperti mdiunggah akun instagram@suarasurabyamedia, Sabtu 25 Januari 2025.

Oleh karena itu, PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut yang berdampak pada kenyamanan penumpang.

Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan atas kelambatan perjalanan kereta, KAI memberikan service recovery kepada pelanggan terdampak. Selain itu, bagi calon pelanggan yang ingin membatalkan tiket perjalanannya, dapat melakukan pembatalan tiket di stasiun terdekat dan pengembalian 100% tiket diluar bea pesan.

“Pembatalan dapat dilakukan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket,” terangnya.

Adapun KA terdekat dan menerapkan pola operasi memutar sebagai berikut:

KA Memutar via jalur Gambringan – Gundih – Brumbung :
– KA 77 Pandalungan relasi Jember – Gambir
– KA 63 Sembrani relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir
-KA 3 Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir
– KA 185 Blambangan Ekspres relasi Ketapang – Pasar Senen
– KA 126 Harina relasi Bandung – Surabaya Pasar Turi

KA Memutar via jalur Surabaya Gubeng – Solo Jebres – Brumbung :
– KA 219 Kertajaya relasi Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen
– KA 131 Dharmawangsa relasi Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen
– KA 108 Jayabaya relasi Pasar Senen – Malang
– KA 64 Sembrani relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi
– KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi
– KA 130 Gumarang relasi Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

4 Anak Michael Bambang Hartono Terima Warisan Rp52 T per Orang

13 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Pemkab Jombang Luncurkan Aplikasi PRIME 169: Pangkas Birokrasi dan Pengawasan

13 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Okupansi Hotel di Kawasan Bromo Anjlok Dampak Kebakaran

13 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Prabowo: Motor Listrik Lebih Hemat dan Efisien

13 Agustus 2026 - 20:11 WIB

5 Jurusan Kuliah dengan Jumlah Pengangguran Terbanyak di Indonesia

12 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Harga Pertalite Dijamin Tidak Naik sampai Desember 2026

12 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kapal Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 1 Penumpang Meninggal

12 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Fatwa MUI: Pria Haram Berpakaian Wanita dan Sebaliknya saat Rayakan 17 Agustus

11 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Alasan SPAI Tolak Status Ojol jadi UMKM, Sudah Ada UU

11 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Trending di Nasional