Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Sidang Pleno MWA UB 2025, Komdigi : Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas

badge-check


					Sidang Pleno MWA UB 2025, Komdigi : Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas Perbesar

KREDONEWS, MALANG – Dalam memperingati Dies Natalis Universitas Brawijaya (UB) ke-62, Minggu (05/01/2025) dilaksanakanlah Sidang Pleno Terbuka Majelis Wali Amanat UB di Gedung Samantha Krida. Ada yang menarik pada sidang pleno pada tahun ini.

Meutya Viada Hafid, B.Eng.,M.IP selaku Mentri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI), turut hadir pada acara tersebut. Dalam kesempatan itu, di hadapan sivitas akademika UB, ia menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Ekonomi Digital: Peluang dan Tantangan Menuju Indonesia Emas”.

Dunia ekonomi memasuki dimensi baru yang dikenal sebagai ekonomi digital, yang menjadi fondasi perubahan struktural membentuk masa depan. Layanan pemerintahan digital menjadi salah satu fokus presiden sehingga memerlukan tingkat keamanan serta integrasi layanan yg baik.

“Komdigi membuka diri untuk dibantu para akademisi UB dalam rangka menciptakan sebuah sistem pusat data nasional yang aman dan terpercaya,” kata Meutya dilansir dalam ub.ac.id.

Ia melanjutkan, Indonesia memiliki cita-cita menjadi negara maju dengan ekonomi terbesar kelima di dunia pada tahun 2045. Untuk itu perlu adanya pertumbuhan ekonomi lebih dari enam persen setiap tahunnya.

Meutya berharap tranformasi digital menjadi tulang punggung utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, mengingat potensinya yang sangat tinggi. Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh empat kali lipat pada tahun 2030, yang tidak hanya melibatkan sektor usaha besar, namun dengan memberdayakan 64,2 juta UMKM.

Ekonomi digital Indonesia bergantung pada penguatan tiga pilar, yakni infrastruktur (kecepatan jaringan, kecepatan jaringan, infrastruktur pusat data), SDM digital, dan tata kelola. Langkah strategis yang diambil antara lain memajukan ekosistem digital nasional, memperkuat riset dan inovasi, serta mengembangkan kemitraan lintas sektor untuk memperluas adopsi teknologi.

“UB memiliki banyak SDM bermutu tinggi, kami berharap tidak hanya berhenti di lingkungan universitas saja, tetapi kami mendorong UB melakukan tugas-tugas di luar scope universitas, termasuk turut membangun bangsa melahirkan SDM bermutu di bidang digital,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Yogya Mencekam, Sri Sultan Turun Tangan Temui Demonstran di Depan Polda Kamis Dinihari

29 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Minyak Sawit RI Mengalir Sampai ke Israel Lewat Singapura Sejak 2023

28 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kunjungan Pasca Kebakaran, Bupati Warsubi Janjikan Pasar Cukir Bisa Dioperasikan sebelum Idul Fitri 2027

28 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pemkab Jombang Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Ini Daftar Penghargaan Pemuda Berprestasi

28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Trending di News