Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Seniman dari Bali Berhasil Raih Penghargaan di Ajang Festival Patung Salju di Harbin

badge-check


					Seniman patung dari Bali berhasil memboyong penghargaan dari ajan ferival patung salju di Harbin China.  Instagram@ctd.insider Perbesar

Seniman patung dari Bali berhasil memboyong penghargaan dari ajan ferival patung salju di Harbin China. [email protected]

Penulis: Yusran Hakim  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, HARBIN– Seniman patung asal Bali yang tergabung dalam Himpunan Seniman Pecatu (HSP) dan Bali Talent Artist (BTA) menorehkan prestasi di tingkat internasional. Mereka menyabet gelar ‘Commemorative Prize’ dalam ajang Harbin International Snow Sculpture Competition 2025.

Harbin International Snow Sculpture Competition sendiri merupakan kompetisi patung salju bergengsi yang berlangsung di Harbin, China, pada 6-9 Januari 2025.

Kelompok seniman asal Bali yang dipimpin I Nyoman Sungada bersama dengan I Wayan Mardina, Gede Agus Kurniawan, dan I Ketut Suaryana itu harus bersaing dengan 26 tim seniman dari berbagai negara.

Adapun patung yang mereka kerjakan di kompetisi mengangkat tema Tri Guna yang menurut filosofi Hindu Bali merupakan tiga sifat alami yang mempengaruhi pikiran manusia, yakni sattwam (kebaikan, kebijaksanaan), rajas (nafsu, ambisius), dan tamas (malas, pasif).

Konsep tersebut diaplikasikan ke dalam wujud patung salju setinggi 4 meter dengan tiga wajah berbeda. Pengerjaan dilakukan selama 3,5 hari sembari menahan suhu dingin -26 derajat Celcius.

Sebelum berangkat ke China, Suganda dan kawan-kawan telah melakukan persiapan selama 2,5 bulan di Bali dan berupaya mencari sponsor untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Akan tetapi, karena belum bisa mengumpulkan dana yang cukup hingga pertengahan November 2024, mereka akhirnya memutuskan untuk menggunakan dana pribadi dan harus merombak tim yang sudah dibentuk sebelumnya.

“Karena keterbatasan dana, kami putuskan mencari tim yang siap dengan dana pribadi. Ya kami berangkat dengan semangat besar, walaupun mengeluarkan kocek sendiri,” imbuh pria asal Desa Pecatu, Kuta Selatan itu.

Ia pun berharap pemerintah maupun pihak swasta bisa memberi dukungan untuk para seniman sepertinya agar bisa tampil di ajang internasional., demikian akun [email protected] menuliskan kabar in.

“Dukungan yang lebih besar, akan sangat membantu kami untuk keberlanjutan seni budaya di kancah dunia,” pungkasnya.*

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Update Keracunan MBG di Batang: Korban 589 Siswa, 127 Masih Dirawat, SPPG Dihentikan 30 Hari

27 September 2026 - 20:16 WIB

80 % dari 300 Kader Lolos Donor Darah HUT 25 PD, Lucy Kurniawati: Bisa Selamatkan 330.000 Nyawa

27 September 2026 - 18:48 WIB

Kepsek SMPN 18 Pukul Siswa Gegara tak Pakai Seragam Lurik, Kombes Pol Ganis Setyaningrum Turun Tangan

27 September 2026 - 00:01 WIB

Kombes Pol Setyaningrum Tangani Langsung Kasus Kekerasan terhadap Siswa SMP 18 Kota Malang

26 September 2026 - 23:49 WIB

Launching Media APPI: Menyuguhkan Talkshow ‘Jangan Asal Viral’

26 September 2026 - 22:57 WIB

Disidak Inspektur Imipas: Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Wisnu H. Putranto Terbongkar

26 September 2026 - 21:57 WIB

Efek Sidak Ombudsman, Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong

26 September 2026 - 18:12 WIB

Terbakar Hebat, Dua Ruangan SMPN 2 Perak Ludes Dilalap Api

26 September 2026 - 15:12 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Trending di News