Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Sekolah SMA Sulthan Baruna Cianjur Sudah Dua Tahun Lakukan Tes Kehamilan Siswinya

badge-check


					SMA Swasta Sultha Baruna Cianjur akui sudah tahun terakhir ini melakukan tes kehamilan bagi siswinya. Foto: ipol.id Perbesar

SMA Swasta Sultha Baruna Cianjur akui sudah tahun terakhir ini melakukan tes kehamilan bagi siswinya. Foto: ipol.id

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SIANJUR- Kepala SMA Sulthan Baruna Cianjur, Jawa Barat,  Sarman mengakui bahwa sekolahnya mewajibkan tes kehamilan bagi siswi, setelah sebelumnya mengklaim itu adalah tes urine obat terlarang.

Program ini telah berjalan selama dua tahun dan dilakukan setelah libur semester. Langkah ini, kata dia,  diambil sebagai respons terhadap kasus siswi hamil yang terjadi tiga tahun lalu, yang diketahui usai libur semester.⁠

Sarman menegaskan bahwa tes tersebut dilakukan dengan pengawasan ketat oleh guru perempuan untuk menjaga kenyamanan dan privasi para siswi.

Dia menambahkan kebijakan ini bertujuan untuk mencegah pergaulan bebas dan melindungi masa depan siswi dari tindakan yang merugikan.

⁠”Kasusnya sekitar tiga tahun lalu, ada seorang siswi yang diketahui hamil. Ini menjadi perhatian serius, sehingga kita lakukan upaya antisipasi dengan mewajibkan para siswi untuk menjalani tes kehamilan dengan tespek,” kata Sarman, saat dihubungi kumparan, Rabum 22 Januari 2025.

Menurut Sarman, program ini bertujuan mencegah pergaulan bebas dan memastikan siswi tidak terjerumus dalam tindakan yang merugikan masa depan mereka.

Tes dilakukan dengan pengawasan ketat oleh guru perempuan untuk menjaga kenyamanan dan privasi para siswi., demikian unggah akun instagram@kumparancom.

Selain tes kehamilan, sekolah juga rutin mengadakan siraman rohani mingguan sebagai upaya pembentukan karakter dan pemahaman agama.

Hal ini dilakukan untuk membentengi para siswa dari risiko pergaulan bebas melalui pendekatan spiritual.⁠

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Trending di Nasional