Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

RSND UNDIP Menggelar Seminar Guna Meningkatkan Skill Nakes FKTP Semarang

badge-check


					RSND UNDIP Menggelar Seminar Guna Meningkatkan Skill Nakes FKTP Semarang Perbesar

KREDONEWS, SEMARANG – Beragam cara dilakukan tenaga medis dan sarana prasarana kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, baik dari segi administrasi maupun penanganan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND). Sebagai bentuk upaya peningkatan peningkatan penanganan pasien yang lebih baik, RSND bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menyelenggarakan acara seminar terkait Kegawatdaruratan pada anak.

Seminar yang berlangsung pada Selasa, 31 Desember 2024 di Aula drg. Gunawan Wibisono Lab. Sentral lantai 5, Fakultas Kedokteran UNDIP ini, bertujuakn memberikan pemahaman dan peningkatan kemampuan praktis kepada tenaga kesehatan (nakes) di FKTP dalam memberikan pertolongan pertawa kondisi gawat darurat pada anak.

Dilansir dalam undip.ac.id, Direktur Utama RSND dr. Agus Setiyo Hadipurwanto, M.Kes menuturkan dalam sambutan pembuka seminar tersebut, “keberhasilan penanganan kegawatdaruratan bergantung pada tiga hal: perujuk, tempat rujukan, dan transportasinya. Salah satu tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan komunikasi antar petugas yang melaksanakan tiga hal tersebut agar penanganan terhadap pasien menjadi lebih baik’.

Disampaikan juga, bahwa seminar ini merupakan pula kegiatan pembuka dari salah satu program unggulan RSND, yaitu seminar kegawatdaruratan yang nantinya dilaksanakan secara berkala. Harapannya adalah, kegiatan yang dihadiri oleh nakes FKTP perujuk pasien dari RSNDP ini mendapatkan peningkatan skill dalam bidang kesehatan. Harapannya juga, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan hubungan baik antara RSND dengan FKTP perujuk.

Terdapat dua materi utama terkait kegawatdaruratan pada anak yang disampaikan dalam seminar tersebut yaitu Pengenalan Kegawatdaruratan pada Anak dan Bantuan Hidup Dasar pada Anak. Kedua materi tersebut dibawakan oleh dr. Mulyono, Sp.A(K), dokter spesialis anak konsultan RSND yang ahli di bidang Emergensi dan Rawat Intensif Anak. Seminar menjadi interaktif karena disertai dengan diskusi dan praktek langsung menggunakan manekin.

Selain penyampaian materi terkait kegawatdaruratan pada anak, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pengenalan direktur utama dan direksi baru Rumah Sakit Nasional Diponegoro periode 2024-2029. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat keilmuan bagi petugas medis di FKTP sekaligus menjalin hubungan yang baik antara FKTP dan RSND, yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan penanganan kegawatdaruratan pada pasien anak.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Efek Erupsi Anak Krakatau: Gas SO₂ Terdeteksi di Jateng, Bandara Soeta Tutup 3 Jam

6 September 2026 - 21:09 WIB

Boro Pimpin Blokade Jalur Material ke PSN IPIP Kolaka, Sebut TNI Bajingan!

6 September 2026 - 18:14 WIB

Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi: Semburkan Lava Pijar 15 Km

5 September 2026 - 22:22 WIB

Diseminasi 673 Vegetasi dalam Pranata Mangsa Suku Tengger di Candi Kidal Tumpang

5 September 2026 - 20:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (53): Kaum Thug Menganut Dewi Kali

5 September 2026 - 19:58 WIB

Mozza Setahun Hilang Jasadnya Ditanam di Lereng Tol, Pelaku Mahendra Anggara Ditangkap di Blora

5 September 2026 - 19:01 WIB

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Trending di News