Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Rosatom Rusia Kembangan Mesin Plasma: 100 Km Per Detik Melesat ke Mars Cukup 30-60 Hari

badge-check


					Inilah prototipe mesin jet berbasis plasma nuklir, dalam satu detik bisa melesat 100 Km. Mesin ini mampu memperpedenak perjalanan dari Bumi ke Mars butuh setahun, bisa dipangkas hingga 30-60 hari saja. Tangkap Layar Video Youtube@DV/Rosatom Perbesar

Inilah prototipe mesin jet berbasis plasma nuklir, dalam satu detik bisa melesat 100 Km. Mesin ini mampu memperpedenak perjalanan dari Bumi ke Mars butuh setahun, bisa dipangkas hingga 30-60 hari saja. Tangkap Layar Video Youtube@DV/Rosatom

Penulis: Jacobus E. Lato  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, RUSIA- Ilmuwan Rusia telah mengembangkan prototipe mesin roket plasma yang dapat memangkas waktu tempuh ke Mars secara drastis. Teknologi yang dikembangkan di lembaga penelitian Rosatom di Moskow ini bertujuan untuk mengantarkan kapal kargo atau penumpang ke Mars dalam waktu 30 hingga 60 hari saja.

Mesin purwarupa terbaru ini merupakan  teknologi ini dikembangkan di lembaga penelitian Rosatom di Moskow. Rosatom adalah perusahaan negara yang mengkhususkan diri pada energi nuklir.

Sebuah lompatan yang sangat  signifikan dibandingkan mesin kimia tradisional yang memakan waktu sekitar setengah tahun. Eksperimen untuk mesin ini akan dimulai tahun ini.

Mesin plasma menggunakan pedal gas magnetoplasma untuk mempercepat partikel bermuatan, seperti elektron dan proton, hingga kecepatan 100 km/detik.

Tidak seperti mesin tradisional dengan kecepatan aliran materi maksimum sekitar 4,5 km/detik karena kondisi pembakaran bahan bakar, mesin ini menggunakan medan elektromagnetik untuk mempercepat partikel bermuatan, sehingga mencapai kecepatan yang jauh lebih tinggi.

Mesin ini beroperasi dalam mode pulsa-periodik dengan daya sekitar 300 kW. Dengan menggunakan alat ini, maka akan mengurangi waktu penerbangan ke Mars menjadi satu atau dua bulan membuat perjalanan antarplanet menjadi lebih aman dengan meminimalkan paparan kru terhadap radiasi kosmik.

Desainnya memastikan bahwa bagian-bagian mesin tidak mengalami kelebihan suhu, dan energi listrik yang digunakan hampir sepenuhnya diubah menjadi gerakan.

Daya dorong mesinya sangat kuat. Mesin dihitung memiliki daya dorong sekitar 6N, yang dianggap sebagai nilai maksimum di antara proyek-proyek yang sedang dikembangkan, sehingga memungkinkan akselerasi dan deselerasi yang mulus selama penerbangan.

Sebuah mesin purwarupa telah disiapkan untuk pengujian di lapangan untuk mengembangkan berbagai mode pengoperasian mesin.

Dudukan eksperimental khusus, sebuah ruangan dengan diameter 4 meter dan panjang 14 meter, sedang dirakit untuk mensimulasikan kondisi ruang angkasa untuk menguji prototipe. Model penerbangan unit ini diharapkan muncul pada tahun 2030.

Perangkat plasma buatan Rusia sudah digunakan dalam pengelompokan One Web untuk mengorbit, bermanuver, dan mendeorbitkan satelit.

Modul penelitian Psyche, yang dikirim oleh NASA pada tahun 2023 untuk mempelajari asteroid Psyche, juga dilengkapi dengan mesin plasma Rusia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Habiburrokhman: Awas UU Perampasan Aset Berubah Jadi Abuse of Power Aparat Penegak Hukum

20 Juli 2026 - 20:12 WIB

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Keracunan, Diduga dari Susu Kotak

20 Juli 2026 - 19:45 WIB

Trending di News