Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Proyek Gedung FK ITS Dihentikan Sementara Imbas Dugaan Penipuan oleh Kontraktor

badge-check


					Pembangunan FK ITS Dihentikan Perbesar

Pembangunan FK ITS Dihentikan

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Proyek pembangunan gedung Fakultas Kedokteran (FK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terpaksa harus dihentikan sementara imbas adanya dugaan penipuan oleh Eka Hillyan Direktur PT Kembar Jaya Abadi, selaku kontraktor proyek.

Eka disebut belum mengembalikan dana investasi sebesar Rp3 miliar beserta keuntungan yang harusnya menjadi hak investor, meskipun pekerjaan itu telah rampung.

Perdana Roziq kuasa hukum korban berinisial SV (37) mengatakan kalau batas waktu pengembalian dana telah lewat pada 26 September 2025 lalu. Sehingga penghentian aktivitas proyek dilakukan karena pihak kontraktor tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah.

“Kami hentikan sementara aktivitas pekerjaan proyek sampai Direktur PT Kembar Jaya Abadi hadir menemui dan menyelesaikan masalah dengan SV. Kasus ini sudah masuk ranah pidana karena ada dugaan penipuan,” katanya, Kamis (20/11/2025).

Perdana menjelaskan, kasus ini bermula saat SV berinvestasi senilai Rp3 miliar setelah dikenalkan kepada Eka Hillyan Fazzih melalui notaris Dewi Ariny Wulandari dan subkontraktor Poundra Arga Marcdianto.

Berdasarkan perjanjian yang disepakati di hadapan notaris, SV berhak atas keuntungan 20 persen dengan masa kerja sama hingga 26 September 2025. Sebagai jaminan, Eka menyerahkan cek senilai Rp2,4 miliar. Namun, saat hendak dicairkan, cek tersebut ternyata tidak memiliki saldo.

Israel Tentua Koordinator Lapangan Pusaka Garuda Hitam menambahkan bahwa pihaknya ikut turun tangan karena muncul indikasi kuat penipuan, terutama setelah notaris dan subkontraktor yang memperkenalkan investor kepada Eka Hillyan Fazzih dikabarkan menghilang.

Untuk mencegah penyalahgunaan dana lebih lanjut, seluruh kegiatan di lapangan dihentikan sementara. Para pekerja di lokasi pun langsung menghentikan pekerjaan dan meninggalkan proyek.

Penghentian ini, lanjut Perdana, juga ikut mengungkap masalah lain di internal kontraktor yakni, salah satu karyawan PT Kembar Jaya Abadi mengaku telah tiga bulan tidak menerima gaji. Sedangkan lima karyawan lain juga mengalami nasib serupa, hanya menerima setengah gaji tiga bulan lalu.

Juan Charles Koordinator lapangan Pusaka Garuda Hitam menegaskan, pembangunan gedung akan dihentikan sementara sampai hak investor dipenuhi sesuai kontrak.

Saat ini, kasus dugaan penipuan tersebut telah dilaporkan SV ke Polrestabes Surabaya pada Jumat (14/11/2025) lalu, dengan nomor laporan STTLPM/1805/XI/2025/SPKT/POLRESTABES SURABAYA.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ratusan Sopir Angkot Sidoarjo Tuntut Halte Trans Jatim Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:17 WIB

BKN Punya Program Baru, PNS Bisa Kerja Dekat Rumah

22 Juli 2026 - 18:04 WIB

Bahlil Ungkap CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polres Bangkalan Ungkap Kekerasa Seksual Anak Bawah Umur

21 Juli 2026 - 18:40 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Jatim Catat 14 Kabupaten Berstatus Darurat

20 Juli 2026 - 19:14 WIB

Usaha Rumahan Ikut Didata, BPS Pastikan Bukan untuk Urusan Pajak

20 Juli 2026 - 18:54 WIB

Arab Saudi Jajaki Bandara Dhoho Kediri Layani Penerbangan Haji dan Umrah

19 Juli 2026 - 19:10 WIB

Tanpa Biaya Administrasi Produk UMKM Bisa Mejeng di Ritel Modern

19 Juli 2026 - 18:59 WIB

Akses Jalan Jati–Banjarbendo Masih Diperebutkan, Pemkab Sidoarjo Ajukan Banding

19 Juli 2026 - 11:36 WIB

Trending di Nasional