Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Pramono Anung dan Rano Karno Luncurkan Gagasan Empat Hari Kerja di Jakarta

badge-check


					Pramono Anung dan Rano Karno Luncurkan Gagasan Empat Hari Kerja di Jakarta Perbesar

Penulis: Yusran Hakim  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno berencana mengubah sistem kerja dari lima hari menjadi empat hari dalam seminggu.

Anggota Tim Transisi Pramono-Rano Bidang Kebijakan Publik, Nirwono Yoga mengatakan bahwa kebijakan ini terinspirasi dari kota-kota di Eropa, khususnya Skandinavia yang telah menerapkan sistem serupa.

Menurutnya, langkah ini relevan untuk menghadapi situasi seperti puncak musim hujan yang kerap disertai ancaman banjir.

Begitupun dengan musim kemarau. Jakarta sering kali masuk dalam daftar tiga kota dengan tingkat polusi udara tertinggi. Oleh sebab itu, sistem empat hari kerja dianggap menjadi solusi yang hemat biaya dan efektif, demikian unggahan  [email protected].

“Misalnya ketika memasuki puncak musim hujan dengan ancaman banjir, maka solusi yang paling mudah adalah meliburkan pekerja,” ungkap Nirwono, Selasa, 21 Januari 2025.

“Begitupula pada puncak musim kemarau. Jakarta tidak keluar dari tiga besar kota dengan polusi udara tertinggi. Solusinya paling mudah, murah, meriah adalah work from home (WFH),” imbuh Nirwono.

Kebijakan empat hari kerja juga dirancang untuk memberikan masyarakat tambahan waktu libur di luar hari Sabtu dan Minggu. Jadwal kerja ini dapat diatur secara fleksibel, seperti menetapkan hari libur pada Rabu atau Jumat, tergantung pada keputusan DPRD Jakarta.

Gagasan ini disebutnya bukanlah hal yang baru di Jakarta. Sebelumnya, Pj Gubernur Heru Budi Hartono juga pernah mendorong penerapan WFH saat puncak polusi udara melanda Jakarta.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

Trending di News