Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Prabowo Persilakan Siapapun Dukung MBG Asal Tidak Bocor!

badge-check


					Presiden RI, Prabowo Subianto. Instagram@prabowo Perbesar

Presiden RI, Prabowo Subianto. Instagram@prabowo

Penulis: Hadi S. Purwanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menanggapi usulan menggunakan dana zakat sebagai tambahan pembiayaan program makan bergizi gratis (MBG). Ia tidak secara langsung mendukung atau menolak usulan tersebut.

“Yang mengurus zakat saya kira ada pengurusnya. Tapi yang jelas dari pemerintah siap semua. Anak-anak Indonesia akan kami beri makan tahun 2025 ini,” kata Prabowo seusai memberikan arahan Penutupan Musyawarah Nasional Konsolidasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Kamis, 16 Januari 2025.

Selain itu, Prabowo menyambut baik niat dari kepala daerah untuk ikut serta dalam mendukung pelaksanaan MBG. Pemerintah membuka peluang kolaborasi dengan semua pihak untuk memastikan program ini berjalan dengan baik.

Dukungan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto datang dari berbagai sumber, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Berikut adalah beberapa pihak dan bentuk dukungan yang telah teridentifikasi:

Penggunaan Dana Pribadi: Presiden Prabowo Subianto menggunakan dana pribadinya untuk mendukung uji coba program MBG. Ini dilakukan untuk menghindari pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebelum program resmi diluncurkan.

Selain dana pribadi, sejumlah pendukung dan simpatisan Prabowo juga berkontribusi secara swadaya untuk mendanai pelaksanaan program ini di beberapa daerah.

Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, mengusulkan agar masyarakat yang mampu secara ekonomi dapat berpartisipasi dalam pembiayaan program ini, termasuk melalui zakat, infak, dan sedekah15. Namun, usulan ini menuai kritik dari beberapa anggota DPR yang menilai penggunaan dana zakat tidak tepat untuk program pemerintah,

Prabowo juga membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk ikut serta dalam mendukung pembiayaan program MBG, asalkan penggunaan anggaran dilakukan secara efisien dan tepat sasaran.

Dukungan dari China dan Jepang: Dua negara besar di Asia, yaitu China dan Jepang, telah menyatakan komitmen untuk membantu program MBG. China telah menandatangani kesepakatan pendanaan, sementara Jepang menawarkan pelatihan dan tenaga ahli untuk mendukung penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak di Indonesia.

Secara keseluruhan, dukungan untuk program MBG mencakup kombinasi dana pribadi, sumbangan masyarakat, partisipasi pemerintah daerah, serta bantuan internasional dari negara-negara yang memiliki kepentingan dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak di Indonesia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Wapres JD Vance: Israel Jangan Ganggu Perundingan Damai AS- Iran

3 Juli 2026 - 17:51 WIB

Raja Juli Klaim Kembalikan Amplop Dua Hari sebelum KPK OTT Bupati Kuansing

3 Juli 2026 - 17:04 WIB

BNN dan Bea Cukai Sita 3,37 Ton Bunga Ganja Dari Thailand yang Disimpan di Gudang di Gresik

3 Juli 2026 - 15:02 WIB

125 Anak Ikuti Khitan Massal PT Pegadaian XII Surabaya, Dilaksanakan di Bojonegoro dan Genteng

3 Juli 2026 - 14:55 WIB

Menkeu Purbaya sebut Bea Cukai Sarang Korupsi dan Kebal Hukum, Hasan Nasbi: Silakan Diperika!

3 Juli 2026 - 13:52 WIB

Usul Resmi Komisi I DPRD: Nama Jawa Barat Diubah Jadi Provinsi Pasundan

3 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ompreng BGN Kualitas 304 Dikorupsi Rp217 Miliar, Jaksa Tetapkan Brigjen Lalu M. Iwan Jadi Tersangka

3 Juli 2026 - 11:38 WIB

1.077 BUMN Tinggal 300 Saja, Kejaksaan Agung Siapkan Audit Sampai ke Erick Thohir

3 Juli 2026 - 08:28 WIB

Trending di News