Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Polisi tangkap Nanang Gimbal Mantan Kru Film, Terangka Pembunuh Sandy Permana

badge-check


					Tiga hari buron, tim reskrim akhirnya berhasil menangkap Nanang Irawan alias Nanang Gimbal, 45, di Karawan, Jawa Barat, Rabu 15 Januari 2025. tangkap layar youtube@tribunsumsel Perbesar

Tiga hari buron, tim reskrim akhirnya berhasil menangkap Nanang Irawan alias Nanang Gimbal, 45, di Karawan, Jawa Barat, Rabu 15 Januari 2025. tangkap layar youtube@tribunsumsel

Penulis: Hadi S. Purwanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bekasi Kabupaten Komisaris Polisi Onkoseno Grandiarso Sukahar saat dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu 15 Januari 2025, menyatakan telah menangkap Nanag Irawan alias Gimbal, 45, tersangka pembunuh Sandy Permana.

Disebutkan setelah melakukan penusukan kepada Sandy Permana pada hari Minggu pagi sekitar pukul 07.00 wib, 12 Januari 2025, tersangka Nanang melarikan diri dengan menumpang kendaraan orang lain dan berusaha mengubah penampilannya dengan mencukur rambut gimbal yang menjadi ciri khasnya.

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap Nanang pada pukul 10.45 WIB, Rabu 15 Januari 2025,  di dusun Poris, desa Kutamukti, kecamatan Kutawaluya, Karawang, Jawa Barat. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku.

Onkoseno juga menjelaskan penangkapan terduga pelaku pembunuhan tersebut berkat tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Subdirektorat Reserse Mobile (Subdit Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Kasubdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ressa Fiardy Marasabessy menjelaskan terduga pelaku ditangkap di daerah Karawang, Jawa Barat.

Sebelumnya, warga Perumahan TNI-Polri RT 05 RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, hingga istri korban mengungkap sosok terduga pembunuh Sandy Permana.

“Nanang Irawan alias Gimbal (45) terduga pelaku pembunuhan terhadap Sandy Permana pernah tinggal berdampingan dan rumahnya bersebelahan dengan rumah korban,” kata warga setempat Bambang Prayitno (56) di Bekasi, Selasa 14  Januari 2025, demikian antaranews.com.

Ia mengatakan beberapa tahun lalu terduga pelaku yang juga pernah bekerja sebagai kru film itu tinggal persis di samping rumah korban. Namun beberapa lama kemudian rumah tersebut dijual ke salah satu temannya.

“Kru juga, kru film, memang rumahnya pertama sampingan rumah itu terus di-over sama temannya juga namanya Imam. Dia (terduga pelaku) pindah ke sini, masih satu kompleks, tetapi beda gang,” katanya.

Aktor Sandy Permana yang juga pernah berperan sebagai “Arya Soma” dalam sinetron “Mak Lampir” tewas usai ditemukan warga telah bersimbah darah di wilayah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 12 Januari 2025.

Kasat Reskrim Polres Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan bahwa korban yang sedang sekarat ditemukan oleh tetangganya.

“Kemudian dibawa ke rumah sakit, namun tidak tertolong. Dan ketika kita lakukan pengecekan, pada korban memang ada beberapa luka tusuk,” kata Onkoseno.

Motif pembunuhan Sandy Permana oleh Nanang Irawan alias Gimbal terungkap setelah adanya cekcok antara keduanya. Menurut informasi yang diperoleh, insiden tersebut dipicu oleh teguran Sandy kepada Nanang terkait perilaku yang dianggap tidak pantas, yaitu saat Nanang menebang pohon di lingkungan sekitar. Sandy menegur Nanang, yang kemudian tidak terima dan terlibat dalam pertikaian fisik, demikian tutur istri Sandy, Ade Andriyani.

Pertikaian ini berujung pada tindakan kekerasan, di mana Nanang menggunakan pisau yang telah dimodifikasi untuk menikam Sandy hingga tewas. Polisi menyebutkan bahwa motifnya tergolong sepele, namun berujung pada konsekuensi yang fatal. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Bahlil Ungkap CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polres Bangkalan Ungkap Kekerasa Seksual Anak Bawah Umur

21 Juli 2026 - 18:40 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di News