Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Pj Bupati Jombang Lockdown Pasar Hewan 17 Januari – 1 Februari 2025

badge-check


					Suasana pasar hewan di Mojoagung Jombang, Jawa Timur. tangkap layar video youtibe@batuakikunik Perbesar

Suasana pasar hewan di Mojoagung Jombang, Jawa Timur. tangkap layar video youtibe@batuakikunik

Penulis: Wibisono  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG–  Muhmmad Saleh  –Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang– menyatakan karena kasus  Mulut dan Kuku (PMK)  terus meningkat kini  mencapai 686 kasus, dengan 249 sapi dalam kondisi sakit dan 46 ekor dilaporkan mati.

Oleh karena itu, Penjabat Bupati Jombang, Teguh Narutomo, setelah melakukan evaluasi bersama dengan jajaran terkait untuk menanggulangi wabah PMK, maka pemkab menutup pasar hewan di wilayah Jombang berlaku mulai tanggal 17 Januari hingga 1 Februari 2025.
Sebelum penutupan resmi, Pemkab Jombang akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan informasi mengenai langkah-langkah yang diambil.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah untuk memutus rantai penularan penyakit pada hewan ternak, yang telah menyebabkan kekhawatiran di kalangan peternak dan masyarakat umum.
”Sebanyak 10 pasar hewan yang kami identifikasi sesuai arahan akan kita tutup atau lockdown,” kata Saleh kepada wartawan, Jumat, 17 Januari 2025.

Dia menambahkan , penutupan pasar hewan akan dimulai dari tiga pasar hewan terbesar. Di antaranya pasar hewan di Kecamatan Kabuh, Ngoro, dan Mojoagung.

”Setelah di-lockdown kita akan upaya melakukan kajian terkait peran pemkab untuk menganggarkan BTT yang kini dalam proses,’’ kata dia, seperti ditulis media online mojokertonews.id, 17 Januari 2025.

Untuk saat ini, lanjut dia, penutupan pasar hewan masih menunggu surat keputusan (SK) dari Pj Bupati Jombang. ”Rencana penutupan harus ada SK kabupaten sebagai acuan dasar. Sebab, tanpa itu kita tidak bisa melakukannya,’’ ujarnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cadangan Devisa Susut Rp23 Triliun, BI Intervensi Jaga Rupiah

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Harga BBM Terbaru 8 Juni 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite Turun Rp3.600, Ini Daftar Lengkapnya

8 Juni 2026 - 18:45 WIB

Jangan Sampai Sidoarjo Darurat HIV- AIDS, Syaifuddin: Tiap Bulan Tambah 50 Kasus Baru

8 Juni 2026 - 17:18 WIB

Lestarikan Alam, PT Pegadaian XII Surabaya Tanam 240 Pohon Alpukat Aligator dan Tabebuya di Desa Ngijo Malang

8 Juni 2026 - 15:44 WIB

Paripurna Ranperda Penyelenggaraan Jasa, Hadi Atmaji Pimpin Sidang Warsubi Jawab Pertanyaan Dewan

8 Juni 2026 - 14:30 WIB

Mindanao Gempa Magnetudo 7.7 Guncang Indonesia Utara, Diimbau Menjauh dari Bibir Pantai

8 Juni 2026 - 12:08 WIB

Wanita Bidan Ditemukan Tewas di Saluran Air Situbondo, Pelaku Suami yang Cemburu Buta

7 Juni 2026 - 17:51 WIB

Video Viral Juragan Truk Ikat dan Pukuli Sopir Pakai Kayu, Polisi Menahan Keduanya

7 Juni 2026 - 15:56 WIB

Menelisik Akar Terorisme (13): Teror Bermotif Agama Bergejolak di Prancis

6 Juni 2026 - 19:42 WIB

Trending di News