Menu

Mode Gelap

Headline

Petugas Meringkus Pelaku Lempar Narkoba ke Lapas Kelas I Surabaya

badge-check


					Terecam kamera pengawasa, saar dua pria mengendarai motor melemparkan bungkusan ke dalam Lapas Kelas I, Surabaya, ternyata berisi narkoba dan cjarger. Foto: Instagram@lapassurabay Perbesar

Terecam kamera pengawasa, saar dua pria mengendarai motor melemparkan bungkusan ke dalam Lapas Kelas I, Surabaya, ternyata berisi narkoba dan cjarger. Foto: Instagram@lapassurabay

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Petugas pengamanan di Lapas Kelas I Surabaya sukses mencegah percobaan penyelundupan barang diduga narkotika serta ponsel yang dilemparkan dari luar pagar lapas pada Rabu (18/02) sore.

melalui instagram@lapassurabaya, Kamis 26 Febaruari 2026, disebutkan peristiwa itu dimulai sekitar pukul 16.49 WIB ketika anggota Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP). Saat itu, petugas sedang membersihkan area rumah dinas pegawai tipe 21 dan melihat dua individu mencurigakan memasuki kompleks dengan sepeda motor.

Petugas langsung memeriksa tubuh dan kendaraan kedua orang itu. Mereka juga memverifikasi identitas melalui KTP.

Pada pukul 16.52 WIB, petugas Pos IV beserta Karupam III menyisir kawasan kebun belakang blok tahanan dan menemukan bungkusan mencurigakan yang dibalut lakban hitam.

Penemuan itu langsung disampaikan ke Kepala KPLP dan diteruskan ke Gun Gun Gunawan, Kepala Lapas Kelas I Surabaya untuk ditindaklanjuti, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar tembok luar Pos IV.

Rekaman CCTV mengungkap bahwa kedua orang yang sempat diperiksa tadi adalah pelaku yang melempar bungkusan dari kawasan rumah dinas ke dalam lapas.

Karena itu, Kepala Lapas Kelas I Surabaya memerintahkan pengejaran ke rumah pelaku berdasarkan data KTP yang sudah direkam. Pengejaran dilakukan oleh tim lapas dengan bantuan aparat wilayah dan polisi setempat.

Paket yang dilempar ke Lapas Kelas I Surabaya berisi narkotika jenis sabu-sabu, ponsel, dan charger.

Petugas menemukan lima paket kecil yang diduga sabu, dua unit telepon seluler, serta satu pengisi daya (charger) setelah membuka bungkusan yang dibalut lakban hitam.

Paket tersebut ditujukan untuk warga binaan berinisial SIG, dengan integrasi dua operator lain (AL dan DA).

Di rumah pelaku, petugas juga menemukan alat hisap sabu dan barang bukti pendukung lainnya. Semua diserahkan ke Polresta Sidoarjo untuk pengawasan.

Tim gabungan berhasil menangkap kedua pelaku berinisial MNH dan P di rumah mereka, beserta barang bukti lain seperti alat sedot sabu dan sisa bubuk kristal putih yang dicurigai sebagai narkotika.

Petugas lapas melakukan sinkronisasi cepat setelah mendeteksi pelemparan paket narkoba dan ponsel dari luar pagar melalui CCTV. Penangkapannya melibatkan tim gabungan dengan aparat kewilayahan dan polisi setempat. Pelaku ditangkap di kediamannya di Kabupaten Sidoarjo, di mana juga ditemukan barang bukti tambahan seperti alat hisap sabu.

Pelaku kemudian dibawa ke Lapas Kelas I Surabaya untuk menyaksikan pembukaan bungkusan tersebut. Pemeriksaan bersama polisi menunjukkan isi paket berupa lima bungkus kecil diduga sabu, dua buah ponsel, dan satu charger.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa bungkusan itu ditujukan untuk seorang narapidana berinisial SIG. Saat pengembangan kasus dilanjutkan, ditemukan dua narapidana lain yang terlibat. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

76.000 HP China Tanpa Dokumen Masuk Sidoarjo, Brigjen Ade Safri Bidik Keterlibatan Bea Cukai

24 April 2026 - 23:50 WIB

Adik Kandung Jadi Staf Ahli, Rudy Mas’ud: Apa Bedanya Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 22:45 WIB

Beli Beras SPHP Dibatasi Maksimal 5 Pak

24 April 2026 - 19:00 WIB

Misi Dagang Jawa Timur-Kalimantan Tengah Mencatat Transaksi Rp2 Triliun Lebih

24 April 2026 - 18:49 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 18:17 WIB

Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror, Dilempari Bom Molotov Civic Turbonya Terbakar

24 April 2026 - 16:38 WIB

Kades Hoho Alkaf menunjukkan bekas bekas bahsn bakar, bom molotov, serta mobilnya yang terbakat. Ia mengatakan serangan teror ini terjadi Jumat dinihari, 24 April 2026. Foto: instagram@hoho_alkaf

Kasus Kuota Haji, Basalamah Serahkan Rp8,4 Miliar ke KPK tapi tak Tahu Uang Apa

24 April 2026 - 14:18 WIB

China Kuasai Cadangan Minyak Mentah 1,4 Miliar Barel, Tiga Kali Cadangan Amerika 413 Juta Barel

24 April 2026 - 09:11 WIB

Bike to Work Mengawali Peringatan Hari Bumi di Pemkab Jombang

24 April 2026 - 08:16 WIB

Trending di News