Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Perahu Jukung Terbalik Digulung Ombal, Enam Penumpang dan Dua ABK Berhasil Diselamatkan

badge-check


					Sebuah perahu jukung angkut enam penumpang terbalik digulung ombak besar di perairan teluk Semaka, Tanggamus, Lampung, Senin, 3 Desember 2024. Enam penumpang dan dua ABK berhasil diselamatkan. Perbesar

Sebuah perahu jukung angkut enam penumpang terbalik digulung ombak besar di perairan teluk Semaka, Tanggamus, Lampung, Senin, 3 Desember 2024. Enam penumpang dan dua ABK berhasil diselamatkan.

KREDONEWS.COM, TANGGAMUS– Perahu Jukung berpenumpang 6 orang terbalik akibat diterjang badai di perairan Teluk Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Senin, 3 Desember 2024.

Saat dikonfirmasi, Kasat Polairud Polres Tanggamus, Iptu Zulkarnain membenarkan terjadi kecelakaan laut tersebut.

“Benar, terjadi kecelakaan laut perahu jukung berkatir yang mengangkut enam penumpang dan dua awak kapal (ABK) akibat diterjang badai,” katanya.

Zulkarnain menjelaskan kronologi kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, rombongan penumpang bertolak dari penyeberangan Putihdoh menuju Pulau Tabuan menggunakan perahu jukung berkatir.

Dalam perjalanan, lanjut Zulkarnain, sekitar pukul 14.00 WIB, badai  angin kencang dan ombak tinggi menghantam perahu. Akibatnya, katir perahu patah dan perahu terbalik hingga tiga kali.

“Barang-barang milik korban hanyut terbawa ombak, sementara korban harus bertahan menggunakan mengapung di tengah badai selama sekitar dua jam,” ucapnya.

Lanjut Zulkarnain, salah satu korban kemudian berhasil menghubungi warga di Pantai Penyeberangan Putihdoh menggunakan ponsel yang disimpan dalam plastik.

“Nelayan setempat segera melakukan upaya penyelamatan, meskipun harus menghadapi ombak setinggi 2–3 meter. Setelah usaha keras, seluruh korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke rumah warga,” jelasnya.

Adapun identitas para korban tersebut yakni Eni (33) warga Way Rate, Kabupaten Pesawaran, Aida (35) dan Iin (36) warga Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Diah (34), Revan (16), Retno (24) warga Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

“Serta dua ABK bernama Hamid (21) warga Pulau Tabuan, Cukuh Balak sebagai kapten kapal dan Erwan (30), warga Pulau Tabuan, Cukuh Balak,” ujarnya.

Menurut Zulkarnain, meski tidak ada korban jiwa, beberapa barang korban dilaporkan hilang, seperti handphone, uang tunai Rp 1 juta dan STNK motor Honda Beat.

Dalam kesempatan yang sama, Zulkarnain mengucapkan terima kasih atas keberanian warga nelayan dari Pantai Putihdoh yang telah membantu penyelamatan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Terjaring Operasi Patuh di Lumajang, Pelajar Nekat Terobos Hingga Menabrak Jatuh Wanita Polantas

27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jombang Terjadi Hujan Cukup Deras , Wiko Diaz: Ini Hujan Rekayasa Pemprov Jatim untuk Atasi Karhutla

27 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Perempuan Mati Mendadak Dalam Posisi Tertidur

27 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pembunuh Istri Siri dan Anaknya, Polisi Ringkus Dwi Bagus Sembunyi di Desa Mejoyolosari, Gudo Jombang

27 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Ketua DPRD Hadi Atmaji dan Rombongan Hadir Nonton de’Massiv Penutupan Peringatan Hari Jadi Jombang

27 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Gresik Bangkitkan Kembali Jaga Ketertiban Dalam Masyarakat Melalui Aslinmas

27 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polres Gresik Resmi Gelar Operasi Patuh Semeru 2026

27 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Trending di Nasional