Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Pengamat Mengatakan Ada Persamaan Antara Purbaya dan Sri Mulyani di Awal Jabatan

badge-check


					Pengamat ingatkan Menkeu Purbaya untuk berkaca dengan pengalaman Sri Mulyani selama menjabat. (Dok. Kemenkeu) Perbesar

Pengamat ingatkan Menkeu Purbaya untuk berkaca dengan pengalaman Sri Mulyani selama menjabat. (Dok. Kemenkeu)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Ahli keuangan, Yanuar Rizky, mengingatkan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk mengambil pelajaran dari pengalaman Sri Mulyani.

Yanuar mengingatkan tentang saat Sri Mulyani pertama kali masuk ke dalam pemerintahan di zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2005.

Peringatan Yanuar berkaitan dengan persamaan saat Sri Mulyani dan Purbaya mulai menjabat.

“Bu Sri Mulyani ketika awal menjabat sebagai Menteri Keuangan juga menggantikan Pak Yusuf Anwar, apa yang dilakukannya tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan Pak Purbaya, banyak orang yang bertepuk tangan,” ujar Yanuar dalam podcast yang diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Minggu, 16 November 2025.

Yanuar menjelaskan bahwa cara kerja Sri Mulyani di awal menjabat sebagai Menkeu mirip dengan cara Purbaya saat ini.

“Dulu Sri Mulyani dianggap bijak karena dia bisa mengatakan yang sebenarnya pada Presiden. Seiring waktu, orang-orang sering berubah pikiran terkait keadaan ekonomi,” katanya.

Dia meminta Purbaya untuk menjaga hubungan baik dengan kalangan menengah agar tetap mendapatkan dukungan.

Hal ini agar Purbaya tidak mengalami hal yang sama seperti Sri Mulyani yang kehilangan dukungan dari kalangan menengah.

“Kalau di awal Anda (Purbaya) mendapat dukungan politik, Bu Sri Mulyani juga seperti itu,” kata Yanuar.

“Tapi apabila seiring waktu Anda tidak mampu membangun dukungan yang stabil dari kalangan menengah, Bu Sri Mulyani yang dulunya mendapatkan dukungan besar dari kalangan menengah, kini malah dibenci oleh mereka,” jelasnya.

Yanuar juga mengingatkan masyarakat untuk melihat Purbaya hanya sebagai Menteri Keuangan dan tidak mencampurkan isu politik.

“Saya ingin mengingatkan kita semua, kita anggap Menteri Keuangan sebagai Menteri Keuangan. Jangan campur adukkan dengan isu Satrio Piningit,” kata Yanuar.

“Belum apa-apa sudah ada yang menyebutnya akan jadi wapres. Akhirnya kita jadi tidak memiliki kabinet yang solid karena kita sendiri yang menjadikan setiap orang yang sedikit populer, dianggap Satrio Piningit,” jelasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kekeringan Meluas, BPBD Jatim Catat 14 Kabupaten Berstatus Darurat

20 Juli 2026 - 19:14 WIB

Usaha Rumahan Ikut Didata, BPS Pastikan Bukan untuk Urusan Pajak

20 Juli 2026 - 18:54 WIB

Arab Saudi Jajaki Bandara Dhoho Kediri Layani Penerbangan Haji dan Umrah

19 Juli 2026 - 19:10 WIB

Tanpa Biaya Administrasi Produk UMKM Bisa Mejeng di Ritel Modern

19 Juli 2026 - 18:59 WIB

Akses Jalan Jati–Banjarbendo Masih Diperebutkan, Pemkab Sidoarjo Ajukan Banding

19 Juli 2026 - 11:36 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

ITS Pastikan Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena Faktor Ekonomi

17 Juli 2026 - 19:53 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Trending di Nasional