Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Penembakan Massal Acara Hanukkah Israel di Pantai Sydney, 12 Orang Tewas 29 Luka-luka

badge-check


					Didua seorang petugas keamanan berusaha menangkap seorang tersangka pelaku penembankan di Pantai Sudney, Minggu 14 Desember 2025. Penembakan terjdi pada saat dilaksanakn perayaan Hanukkah orang Yahudi, menyebabkan 12 orang tewqas dan 29 lainnya luka-luka. Foto: Instagram@inilahcom Perbesar

Didua seorang petugas keamanan berusaha menangkap seorang tersangka pelaku penembankan di Pantai Sudney, Minggu 14 Desember 2025. Penembakan terjdi pada saat dilaksanakn perayaan Hanukkah orang Yahudi, menyebabkan 12 orang tewqas dan 29 lainnya luka-luka. Foto: Instagram@inilahcom

Penulis: Jacobus E.  Lato   | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SYDNEY- Insiden penembakan terjadi kawasan pantai Bondi, Sydney, pada 14 Desember 2025, diduga terkait antisemitisme dan menargetkan komunitas Yahudi. Menyebabkan 12 orang tewas, 29 lainnya luka-luka.

Polisi telah menembak mati seorang tersangka saat terjadi baku tembak, dan satunya dalam kondisi kritis.​ Insiden terjadi saat ratusan orang berkumpul untuk perayaan “Chanukah by the Sea” atau Hanukkah.

Sebuah festival keagamaan Yahudi yang diadakan secara terbuka di pantai ikonik tersebut. Otoritas Australia mengklasifikasikan sebagai aksi terorisme dengan serangan yang dirancang khusus terhadap kelompok tersebut.

Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales, Chris Minns, menyebut serangan ini menghancurkan malam yang seharusnya damai, didorong paham radikal antisemit.

Kepolisian NSW dan Komisaris Mal Lanyon menegaskan investigasi motif masih berlangsung, dengan lebih dari 1.000 orang hadir saat kejadian.

Belum ada identitas tersangka pelaku penembakan di Pantai Bondi, Sydney, yang dirilis secara resmi oleh kepolisian hingga 14 Desember 2025 malam.

Kepolisian New South Wales menahan pengungkapan identitas untuk mendukung investigasi awal, menghindari spekulasi, dan melindungi proses forensik serta keluarga korban. Beberapa laporan media seperti ABC dan Sydney Morning Herald menyatakan belum ada konfirmasi motif atau nama pelaku.

Tidak ada detail spesifik seperti nama, usia, atau latar belakang yang dikonfirmasi; rumor di media sosial diabaikan oleh otoritas. Update diharapkan setelah operasi keamanan selesai dan identifikasi forensik rampung. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PM Australia Minta Maaf karena Mengatakan Akan ‘Berhubungan Seks’ dengan Kylie Minogue

7 Juli 2026 - 19:22 WIB

Perlawanan/ Eksepsi atas Dugaan Penipuan Rp5 Miliar, Tuding Dakwaan Jaksa Kabur dan Minta Hakim Bebaskan Terdakwa

6 Juli 2026 - 22:43 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

1 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi Bertangan Dewa

29 Juni 2026 - 16:19 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Trending di Internasional