Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Pemerintah Berencana Beri Kerja Jutaan Pemulung dan Sekolahkan Anaknya, Memutus Rantai Kemiskinan

badge-check


					Pemulung segera dapat kerja (Ist) Perbesar

Pemulung segera dapat kerja (Ist)

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) mencatat terdapat sekitar 4,2 juta pemulung di Indonesia, dengan 50 persen di antaranya tidak memiliki KTP.

Pemerintah berencana memberikan pekerjaan bagi para pemulung itu serta memasukkan anak-anak mereka ke Sekolah Rakyat.

Wakil Kepala BP Taskin, Nanik S. Deyang, mengungkapkan bahwa data tersebut diperoleh dari Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) dan masih akan diverifikasi lebih lanjut oleh pemerintah.

BP Taskin sedang bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan berbagai pihak terkait untuk mendata masyarakat yang selama ini tidak terjangkau sistem administrasi kependudukan.

“Anak-anak yang berada di jalanan akan dimasukkan ke boarding school. Sementara orang tuanya diberikan mata pencaharian, baik dengan bekerja, berdagang, atau mengikuti program transmigrasi,” ujar Nanik dikutip CNN Indonesia dalam konferensi pers di Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (18/3).

Ia menambahkan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya ditujukan bagi masyarakat miskin secara umum, tetapi juga kelompok miskin ekstrem dan mereka yang selama ini tidak terdata.

Sekolah ini akan menyediakan asrama dan diharapkan mampu membantu anak-anak jalanan mendapatkan pendidikan yang layak serta keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Menurut Nanik, upaya ini bertujuan agar kemiskinan tidak terus diwariskan ke generasi berikutnya.

“Kami ingin membantu masyarakat yang benar-benar berada di lapisan terbawah, yang selama ini hidup di jalanan dan mewarisi kemiskinan dari orang tua mereka,” jelasnya.

Menteri Sosial Gus Ipul meminta informasi tersebut segera ditindaklanjuti bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), dengan proses verifikasi dan validasi data yang melibatkan pemerintah daerah setempat.

Sementara itu, Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menyatakan bahwa program Sekolah Rakyat berpotensi diperluas hingga jenjang perguruan tinggi. Ia mengklaim pemerintah akan mendorong lulusan yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikan mereka.

“Kami sepakat untuk memberikan inkubasi dan menyalurkan lulusan Sekolah Rakyat ke program strategis pemerintahan Presiden Prabowo, seperti pembangunan 3 juta rumah dan program Makan Bergizi Gratis,” jelas Budiman.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatim Siapkan Progam Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 1-31 Agustus 2026

31 Juli 2026 - 18:39 WIB

PLN Tambah Stasiun Pengisian Daya Mobil Listrik di Tol Solo-Ngawi

31 Juli 2026 - 17:11 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas Tiga Jenama Pegadaian pada Kamis

30 Juli 2026 - 19:07 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Selat Bali

30 Juli 2026 - 18:54 WIB

Harga Komoditas Pangan Berisiko Naik karena El Nino

30 Juli 2026 - 18:33 WIB

Misi Dagang Jatim di Hong Kong Bukukan Kesepakatan Transaksi Rp12 Triliun

29 Juli 2026 - 19:38 WIB

BRI Tunjukkan Peran Motor Utama Pembiayaan Sektor Perumahan Nasional

29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Tahun Depan Gaji Peserta Magang Nasional Bakal Naik

28 Juli 2026 - 19:45 WIB

Zulhas Bantah Ada Pengadaan Proyek Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T

28 Juli 2026 - 19:15 WIB

Trending di Nasional