Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pemerintah akan Bantu Rp 600.000/ Bulan untuk Cicilan Rumah bagi Masyarakat Miskin Ekstrem

badge-check


					Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait  meninjau kesiapan relokasi warga penghuni kolong jembatan Taman Sari di Bandung Jawa Barat, Kamis, 5 Januari 2025. Instagram@kementrianpkp Perbesar

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau kesiapan relokasi warga penghuni kolong jembatan Taman Sari di Bandung Jawa Barat, Kamis, 5 Januari 2025. Instagram@kementrianpkp

Penulis: Yusran Hakim   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDNEWS.COM, JAKARTA- Bonny Z Minang –anggota Satuan Tugas (Satgas) Perumahan– menginformasikan pemerintah mempunyai program bantuan cicilan rumah sebesar Rp 600.000 per bulan untuk masyarakat miskin ekstrem.

Bonny menyampaikan bahwa cicilan tersebut akan dibayarkan oleh negara selama 25 tahun sebagai bagian dari Program 3 Juta Rumah.

Penjelasan ini disampaikan dalam acara diskusi bersama Asosiasi Pengembang Perumahan Subsidi Indonesia (APERSI) pada Jumat, 17 Januari 2025 di Jakarta.

Program ini ditujukan untuk masyarakat berpendapatan di bawah Rp1 juta, pelanggan listrik 450 kWh, dan mereka yang termasuk dalam desil dua ke bawah (11-20% terendah dalam tingkat kesejahteraan)

Rumah yang akan dibangun adalah tipe 36 dengan luas tanah 70 meter persegi dan nilai maksimal Rp100 juta per unit. Setiap penerima juga akan mendapatkan sertifikat hak milik (SHM) setelah program selesai.

Kriteria penerima bantuan masih dalam tahap finalisasi, tetapi akan melibatkan verifikasi oleh kepala desa dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk memastikan kelayakan calon penerima.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp40,27 triliun dari APBN 2025 untuk mendukung sektor perumahan. Rincian anggaran mencakup:

  • Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP): Rp28,2 triliun
  • Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM): Rp0,98 triliun
  • Subsidi Selisih Bunga (SSB): Rp4,52 triliun
  • Dana Tapera: Rp1,8 triliun

Dengan dukungan ini, pemerintah optimis bahwa program dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat miskin.

Program 3 Juta Rumah diharapkan tidak hanya memberikan hunian layak tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin di Indonesia.
Dengan skema cicilan yang terjangkau dan dukungan dari pemerintah, diharapkan lebih banyak keluarga dapat memiliki rumah sendiri dalam waktu dekat. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (66): KKK dari Idealisme Jadi Rasisme

11 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Rudal Houthi Jatuh Lagi di Bandara King Khalid 12 Orang Tewas 309 Lukaluka, Saksi: Mirip Gempa!

11 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Gempa Mag 5.7 di Lepas Pantai Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami Lokasi 209 Km

11 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Hujan Hidrometeorologi Timpa Kota Padang: Terjadi 21 Titik Banjir Bandang dan Longsor

11 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pawai Karnaval Bersih Desa Sidowarek Ngoro: 13 Sound Horek Bikin ‘Gempa’ Jalur Wonorejo-Gerdu Laut

10 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Tembus Rp1,7 Triliun hingga Kuartal III/2026

9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ramai Boikot Produk RI di Malaysia hingga Pemerintah Buka Suara

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Tiga Gelombang Rudal Houthi Sasar Bandara Riyadh: Tiga Orang Tewas, 31 Lukaluka, Pesawat 320 Rusak Berat

9 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Trending di News