Menu

Mode Gelap

News

Ongkos Pilkada Terlalu Mahal, Prabowo Lempar Wancana Kepala Daerah Dipilih Oleh DPRD

badge-check


					Presiden Prabowo Subiyanto.
instagam@prabowoforpresident Perbesar

Presiden Prabowo Subiyanto. instagam@prabowoforpresident

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan ide mengenai pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengingat ongkos Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terlalu mahal.

Pernyataan itu disampaikan saat berpidato acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Partai Golkar di Jakarta pada Kamis, 12 Desember 2024. Ia menyampaikan biaya Pilkada di Indonesia sangat mahal. Ada puluhan triliun uang yang keluar hanya dalam 1-2 hari saat Pilkada.

“Berapa puluh triliun habis dalam 1-2 hari, dari negara maupun dari tokoh-tokoh politik masing-masing, ya kan?,” katanya.

Ia kemudian membandingkan sistem pemilihan kepala daerah di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Indonesia yang dinilai lebih efisien karena dipilih langsung oleh anggota DPRD.

“Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, DPRD itu lah yang milih gubernur milih bupati. Efisien enggak keluar duit, efisien,” ujarnya.

Prabowo mengatakan hal itu sangat efisien dan tidak mengeluarkan anggaran lagi. Ia lantas bertanya kepada para ketum partai yang hadir, apakah bisa diputuskan saat ini.

“Efisien nggak keluar duit, uang yang bisa beri makan anak-anak kita, uang yang bisa perbaiki sekolah, uang yang bisa perbaiki irigasi. Ini sebetulnya banyak ketua umum ini sebetulnya bisa kita putuskan malam ini juga, bagaimana?” ujar Prabowo.

Ia kemudian mengajak ketua-ketua umum partai politik lain untuk memperbaiki sistem partai politik.

“Kemungkinan sistem ini terlalu mahal. Betul? Dari wajah yang menang pun saya lihat lesu juga yang menang lesu, apalagi yang kalah,” ujar Prabowo. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Beri Bantuan Rp4 Triliun, Bangun 1.800 Flyover Perlintasan KA di 1.800 Titik

29 April 2026 - 15:20 WIB

Presiden Prabowo mrmbesuk pasien korban kecelakaan KA, yang terjadi di bekasi Timur, Rabu 29 April 206. Foto: Instagram@prabowo

BPBD Jombang Latih 100 Personal RSU Muhammadiyah Padamkan Kebakaran

29 April 2026 - 12:33 WIB

Ketika Rasa Aman Itu Ambyar di Daycare Little Aresha Yogyakarta

29 April 2026 - 10:31 WIB

Anggaran Rp12 M Cair, Sejumlah Kades di Jombang Sudah Beli Motor Dinas

29 April 2026 - 08:37 WIB

Setelah Bekasi di Blitar, KA Dhoho Hantam Truk Pasir di Sananwetan tak Ada Korban Jiwa

29 April 2026 - 01:34 WIB

Arinal Djunaidi Mengenakan Rompi Oranye, Dugaan Korupsi Rp 268 Miliar

28 April 2026 - 23:23 WIB

April 2026 Tiga Jasad Ditemukan di Jombang, Dua Diantaranya di Kecamatan Megaluh

28 April 2026 - 22:05 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri-10): Prostitusi Batavia Kota yang Membeli Tubuh

28 April 2026 - 21:10 WIB

Kecelakaan Maut KA Bekasi Pacu Riset Keselamatan Rel BRIN

28 April 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional