Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Neraca AS Defisit Rp 302 Triliun, Airlangga: Kita Tidak Bergantung Pasar Amerika

badge-check


					Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Instagram@airlanggahartarto_official Perbesar

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Instagram@airlanggahartarto_official

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani   |   Editor: Priyo Suwano

KREDONEWS.COM, JAKARTA– “Pengiriman produk Indonesia ke luar negeri tidak terlalu bergantung pada pasar Amerika Serikat (AS), mengingat nilai ekspor ke negara tersebut relatif kecil,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI) Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis, 10 April 2025.

Sebaliknya Airlangga mengungkapkan bahwa Cina saat ini merupakan negara tujuan utama ekspor Indonesia. Dia menekankan bahwa pengiriman produk Indonesia ke luar negeri tidak sepenuhnya bergantung pada satu destinasi ekspor.

Airlangga juga menjelaskan bahwa nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) hanya menyumbang 2,2 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Dalam segi skala, Airlangga mengatakan bahwa pasar AS hanya berkontribusi 17 persen dari total nilai perdagangan Indonesia. Dia menambahkan bahwa pemerintah sedang berupaya untuk meningkatkan perdagangan dengan negara-negara di luar AS.

AS Defisit $18 Miliar

Neraca perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat saat ini menunjukkan kondisi yang cukup kompleks. Berikut adalah ringkasan posisi impor dan ekspor antara kedua negara:

Defisit Perdagangan AS terhadap Indonesia: Pada tahun 2024, Amerika Serikat mengalami defisit perdagangan sebesar USD 18 miliar (setara  Rp302,54 triliun)  dengan Indonesia, yang berarti nilai impor AS dari Indonesia lebih besar dibandingkan nilai ekspor AS ke Indonesia.

Surplus Perdagangan Indonesia: Dari perspektif Indonesia, negara ini mencatat surplus perdagangan sebesar USD 14,34 miliar pada tahun 2024. Ini menandakan bahwa total ekspor Indonesia ke AS lebih tinggi daripada total impor dari AS.

Nilai Ekspor dan Impor: Ekspor Indonesia ke AS pada tahun 2024 mencapai USD 26,31 miliar, meningkat hampir 48% dalam lima tahun terakhir. Produk utama yang diekspor meliputi tekstil, minyak sawit, udang, ikan, dan peralatan elektrik. Di sisi lain, total impor Indonesia dari AS pada tahun 2024 mencapai hampir USD 12 miliar, dengan komoditas utama seperti bahan bakar mineral, peralatan mekanis, serta buah dan biji penghasil minyak.

Kebijakan Tarif Impor: Kebijakan tarif baru dari pemerintah AS yang mengenakan tarif balasan sebesar 32% terhadap produk-produk dari Indonesia berpotensi mempengaruhi volume perdagangan. Pemerintah Indonesia berencana untuk menambah volume impor dari AS untuk mengurangi defisit neraca perdagangan ini.

Secara keseluruhan, meskipun terdapat defisit bagi AS dalam perdagangan dengan Indonesia, Indonesia tetap memperoleh keuntungan dari surplus perdagangan dan peningkatan nilai ekspor ke pasar Amerika.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Trending di News