Menu

Mode Gelap

Headline

Minggu-Senin Semeru Erupsi Keluarkan Lahar Menyala serta Berkali-kali Gempa

badge-check


					Gunung Semeru masih terus aktif erupsi, tercatar pada hari Minggu dan Senin, 8-9 Februari2026,  masih terjadi erupsi, hingga meluncurkan awan panasa setinggi 1.000 m. Foto: Instagram@mulyono_pro Perbesar

Gunung Semeru masih terus aktif erupsi, tercatar pada hari Minggu dan Senin, 8-9 Februari2026, masih terjadi erupsi, hingga meluncurkan awan panasa setinggi 1.000 m. Foto: Instagram@mulyono_pro

Penulis: Yoli Andu Purnomo  |   Editor: priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LUMAJANG- Minggu malam pukul 22.40 WIB, 8 Februari 2026,  terpantau secara visual gunung semeru terjadi letusan sekunder dan awan panas.

Diawali gemuruh menggelegar sejak pukul 20:13 wib tercatat 3 kali letusan yang berpotensi dampak hujan abu dibeberapa wilayah dengan arah mata angin lebih dominan ke arah utara dan barat laut.

Tampak pula tinggi kolom mencapai 1000 meter dari puncak dan mengalir di sepanjang aliran besuk kobokan mencapai 2.000 meter/jam.

Tidak direkomendasikan untuk aktifitas warga diradius 50 meter dari bibir aliran lahar semeru. Meskipun tidak berpotensi berbahaya, demikian tulis pemilik akun Instagram@mulyono_pro, saat menyampaikan informasi erupsi gunung Semeru.

Pagi ini, 9 Februari 2026, Gunung Semeru kembali mengalami erupsi beberapa kali. Aktivitas vulkanik masih tinggi dengan status Level III (Siaga).

Detail Erupsi

Letusan pertama terjadi pukul 05:50 WIB dengan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak, berwarna kelabu tebal ke timur laut, terekam seismograf amplitudo 22 mm selama 113 detik.

Letusan kedua pukul 09:15 WIB, diikuti gempa letusan sebanyak 30 kali antara pukul 00:00-06:00 WIB, 9 gempa guguran, dan 1 gempa hembusan. Visual letusan kedua tidak teramati jelas, namun aktivitas masih berlangsung.

Warga dilarang melakukan aktivitas de sektor tenggara Besuk Kobokan hingga 13 km dari puncak; di luar itu, hindari 500 m dari tepi sungai karena potensi awan panas/lahar hingga 17 km. Dalam sepekan terakhir, letusan Semeru 4-6 kali, tertinggi di Indonesia tahun ini dengan 271 letusan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Namun, BMKG sebelumnya melaporkan  kondisi cuaca di sekitar Semeru dalam ikhtisar harian,  seperti pengamatan visual terhalang awan pada 7 Februari 2026.

Laporan pengamatan rutin dari Pos Pantau Gunung Semeru (di bawah PVMBG) menjelaskan bahwa aktivitas vulkanik Semeru pada awal Februari 2026 didominasi erupsi dengan kolom abu putih hingga kelabu setinggi ratusan meter hingga 1 km di atas puncak, condong ke arah angin.

Kegempaan meliputi gempa letusan (10-30 kali per periode 6 jam, amplitudo 10-22 mm), gempa guguran, dan hembusan, menandakan suplai magma aktif dengan status tetap Level III (Siaga).

PVMBG mengimbau warga menghindari sektor tenggara Besuk Kobokan hingga 13 km dari puncak, radius 5 km kawah aktif, serta 500 m dari tepi sungai untuk antisipasi awan panas, lahar hujan, dan lontaran pijar—terutama saat cuaca berawan atau hujan seperti yang tercatat BMKG. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Edukasi Investasi Emas kepada 100 Muslimat di Tuban

2 Juni 2026 - 15:13 WIB

Satu Pelaku Begal HP Tak Berkutik Dibekuk Polisi

2 Juni 2026 - 14:45 WIB

Sarasehan Tempat dan Tahun Lahir Bung Karno: Surabaya (1901) Vs Jombang (1902) di Sekretariat DPC PDI-P

2 Juni 2026 - 14:25 WIB

Dandan Hindayana: BGN Siap Jajagi Layanan MBG bagi 1500 Siswa RI di Arab Saudi

2 Juni 2026 - 09:05 WIB

Harga Solar Pertamina Turun Mulai 1 Juni 2026

1 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemerintah Terapkan Aktivasi Nomor Seluler dengan Pengenalan Wajah

1 Juni 2026 - 19:44 WIB

Upacara Kelahiran Pancasila di Titik Nol, Gang Buntu Desa Rejoagung Ploso Jombang

1 Juni 2026 - 19:39 WIB

1 Juni Isyarat Memutar Kembali Nilai-nilai Luhur Pancasila

1 Juni 2026 - 16:23 WIB

Pabrik Pengolahan Serbuk Kayu Terbakar di Mojowarno, Kerugian Mencapai Rp350 Juta

31 Mei 2026 - 21:13 WIB

Trending di News