Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Mens Rea Panji Singgung Tambang NU-Muhammadiyah, Lahirkan Aksi Demo di Komdigi

badge-check


					Stand up Comedy punya pasar sendiri. Satu tokohnya adalah Panji Pragiwaksono. Ia baru saja akction di Neflix dengan Mens Rea. Kemudian menimbulkan kontrosversial, karena menyinggung tambang NU dan Muhammadiyah. Lahirnya aksi demo ke Komdigi, Jakarta, Kamis 8 Januari 2026. Foto: kredonews.com/kolasese / instagram@panjipragiwaksono Perbesar

Stand up Comedy punya pasar sendiri. Satu tokohnya adalah Panji Pragiwaksono. Ia baru saja akction di Neflix dengan Mens Rea. Kemudian menimbulkan kontrosversial, karena menyinggung tambang NU dan Muhammadiyah. Lahirnya aksi demo ke Komdigi, Jakarta, Kamis 8 Januari 2026. Foto: kredonews.com/kolasese / instagram@panjipragiwaksono

Penulis: Yusran Hakim   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Pandji Pragiwaksono baru saja merilis special stand-up comedy berjudul “Mens Rea” di Netflix, yang menyinggung isu politik “balas budi” terkait pengelolaan tambang oleh NU dan Muhammadiyah.

Hal ini memicu reaksi keras berupa demonstrasi di depan kantor Komdigi dan KPI pada 7 Januari 2026, serta laporan polisi ke Polda Metro Jaya oleh kelompok pemuda dari Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah.

Pandji menyindir bahwa konsesi tambang diberikan kepada kedua ormas Islam besar itu sebagai imbalan atas dukungan politik, yang disebutnya “rezeki anak sholeh”.

Koordinator demo, Rizki Abdul Rahman Wahid, menyebut materi tersebut sebagai fitnah, ujaran kebencian, dan penggiringan opini yang merendahkan identitas NU serta Muhammadiyah.

PBNU dan PP Muhammadiyah menegaskan bahwa laporan polisi tidak atas nama organisasi resmi mereka, melainkan dari kelompok pemuda. Demonstrasi berlangsung damai dengan tuntutan maaf terbuka dari Pandji, penindakan Netflix, dan investigasi hukum.

Pelaporan diduga melanggar pencemaran nama baik, dengan bukti berupa video materi “Mens Rea”. Kasus ini masih dalam penyelidikan awal per 8-9 Januari 2026.

Respon Panji

Pandji Pragiwaksono merespons aksi demo terkait kontroversi “Mens Rea” melalui media sosial dari Amerika Serikat, di mana ia saat ini berada.

Responsnya mencakup permintaan maaf atas kesalahan menyebut lembaga hukum di panggung, dengan kalimat “Maaf maaf gue salah sebut di panggung,” yang diunggah pada 8 Januari 2026.

Pandji mengakui kesalahan teknis tersebut setelah materi spesialnya viral dan dikoreksi warganet, meski tidak secara langsung membahas demo di depan kantor Komdigi dan KPI.

Unggahan ini muncul di tengah gelombang kritik atas sindiran tambang NU dan Muhammadiyah, tetapi fokus utamanya pada klarifikasi kesalahan fakta di stand-up-nya.

Belum ada respons lanjutan dari Pandji per 9 Januari 2026 terkait tuntutan demo seperti maaf terbuka atau penarikan konten, sementara Polda Metro Jaya berencana memeriksanya. Respons medsos ini memicu diskusi lebih lanjut di kalangan pendukung dan kritikusnya.

Kronologi

Pandji Pragiwaksono memicu kontroversi melalui stand-up comedy “Mens Rea” yang tayang di Netflix, menyinggung konsesi tambang NU dan Muhammadiyah sebagai “balas budi” politik. Kronologi kasus ini mencakup rilis konten, viralnya cuplikan, demo, pelaporan polisi, dan respons awal Pandji.

Kronologi Lengkap

  • 27 Desember 2025: “Mens Rea” dirilis di platform streaming setelah tur live di 10 kota Indonesia; materi satir politik termasuk sindiran tambang NU-Muhammadiyah menjadi sorotan.

  • Awal Januari 2026: Cuplikan viral di media sosial, dianggap fitnah dan ujaran kebencian oleh warganet serta kelompok pemuda.

  • 7 Januari 2026: Demo di depan kantor Komdigi & KPI oleh Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah; tuntut maaf, blokir Netflix, dan investigasi.

  • Malam 7 Januari 2026: Laporan polisi dugaan pencemaran nama baik diajukan ke Polda Metro Jaya oleh Rizki Abdul Rahman Wahid (Presidium Angkatan Muda NU) dkk., lengkap bukti video.

  • 8 Januari 2026: PBNU dan PP Muhammadiyah bantah pelaporan atas nama resmi ormas; Pandji unggah maaf di medsos dari AS atas salah sebut lembaga hukum di panggung.

  • 9 Januari 2026: Polda Metro Jaya mulai analisis barang bukti (flashdisk rekaman); kasus pakai KUHP baru, masih penyelidikan awal.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

Trending di Nasional