Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Mencegah Bahaya Kebakaran, Damkar Ngoro Beri Pelatihan Karyawan Pabrik Kayu Lapis PT WDM

badge-check


					Tim Damkar Ngoro memberikan pelatihan tata cara memadamkan kebakara menggunakan alat tradisional mdan moder kepada puluhan karyawan pabrik kayu lapis PT PT. Wahyu Daya Mulia  di Dusun Bakalan, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Sabtu 30 Agustus 2025. Foto: Damkar_kabupaten_Jombang Perbesar

Tim Damkar Ngoro memberikan pelatihan tata cara memadamkan kebakara menggunakan alat tradisional mdan moder kepada puluhan karyawan pabrik kayu lapis PT PT. Wahyu Daya Mulia di Dusun Bakalan, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Sabtu 30 Agustus 2025. Foto: Damkar_kabupaten_Jombang

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ngoro, kabupaten Jombang, memberikan pelatihan dan simulasi pemadam kebakaran, Sabtu, 31 Agustsu 2025, melibatkan puluhan karyawan
pabrik pengolahan kayu PT. Wahyu Daya Mulia yang berada di dusun Bakalan, desa Pulorejo, Ngoro, kabupaten Jombang

Untuk memberikan pelatihan itu, Damkar Pemkab Jomang menugaskan Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan M, Syamsul, Koordinator Pos Damkar Ngoro, Samidi, bersama nggota: Dini, Muklis, Riski. D, Riski. B. A

Setelah acara sambutan dari pihak manajemen panri, dilanjutkan sambutan koordinator Pos Damkar Ngoro/ Dahaului dengan pemberian materi bahaya kebakaran dan cara memadamkan api menggunakan peralatan tradisional dan moderen. Dilanjutkan pratek memadamkan api.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Jombang saat ini adalah Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menjawab pertanyaan Kredonews.com, di katornya, mengatakan bahwa memberikan pelatihan pemadaman kebakar untuk pabrik menjadi tugas Damkar.

“Ini bagian dari strategi pencegah bahayan kebakaran. Lebih baik mencegah, dari pada memadamkan kebakaran. Apalagi ini dilakukan di sebuah pabrik yang berpotensi tinggi mengalamui kebakara,” katanya.

Dia menyambut baik setiap permintaan pelatihan untuk mencegah bahaya kebakaran, termasuk pealtihan K3, dan serta petolongan kepada korban.

PT. Wahyu Daya Mulia memiliki izin usaha pengolahan hasil hutan kayu (PBPHH) dan memiliki kapasitas produksi plywood sekitar 48.000 m3 per tahun dan veneer sekitar 12.000 m3 per tahun.

Selain itu, perusahaan ini juga menerapkan sistem manajemen K3 dan lingkungan serta mendukung penggunaan bahan baku yang berkelanjutan dan legal. Perusahaan ini juga mempekerjakan sekitar 720 karyawan.

Secara singkat, PT. Wahyu Daya Mulia adalah pabrik yang memproduksi triplek (plywood) dan veneer sebagai produk utamanya di Jombang, Jawa Timur. **

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Harga BBM Pertamax Diramal Naik Rp300—Rp550 pada September 2026

31 Agustus 2026 - 19:05 WIB

IDI Usul ke Menkes Standar Gaji Dokter hingga Rp110 Juta

31 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Komdigi Larang Sisa Kuota Internet Hangus, Tetapkan Tanggal Berlaku

31 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Trending di News