Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Kerusuhan Kembali Pecah di Rempang, 8 Warga Mengalami Luka

badge-check


					Kerusuhan kembali pecah di Pulau Rempang antara warga dan karyawan PT Makmur Elok Graha (MEG), Rabu (18/12/2024) dinihari. (Foto: Tangkapan layar video warga Rempang) Perbesar

Kerusuhan kembali pecah di Pulau Rempang antara warga dan karyawan PT Makmur Elok Graha (MEG), Rabu (18/12/2024) dinihari. (Foto: Tangkapan layar video warga Rempang)

Penulis: Hadi S Purwanto

KREDONEWS.COM, BATAM – Kerusuhan Kembali pecah di di Sembulang Hulu, Rempang, Galang, Kota Batang, Kepri, Rabu (18/12/2024) dinihari.

Sedikitnya 8 warga mengalami luka-luka, beberapa diantaranya cukup serius lantaran ada yang terkena panah di pinggang bagian belakang.

Andri Alatas, Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Pekanbaru kepada KREDONEWS.COM melalu sambungan selular, Kamis (19/12/2024) mengatakan, peristiwa itu terjadi Rabu dinihari sekitar pukul 00:50 WIB.

Andri mengatakan, peristiwanya bermula ketika masyarakat menangkap dua orang yang diduda karyawan PT Makmur Elok Graha (MEG) yang merusak spanduk penolakan keberadaan Pembangunan Rempang Eco City (REC).

“Seorang berhasil melarikan diri dan seorang lagi kami amankan,” ujar Andri.

Tak berapa lama setelah tersiar kabar ada karyawan PT MEG yang tertangkap warga lantaran merusak spanduk, beberapa mobil yang diduga rekan karyawan yang tertangkap itu dan membebaskan dari sergapan Masyarakat. Tak terelakkan, bentrokan pun terjadi.

Delapan korban luka itu antara lain: 1. Zakaria (42), warga Kampung Sembulang Hulu, luka berat. Lebam di bagian wajah, luka sayat bagian punggung, retak dan patah di bagian tulang pipi.

2. Samsudin (50), warga Kampung Sembulang Hulu, luka sobek di kepala.

3. Zaidi (50), warga Kampung Sembulang Pasir Merah, luka sobek di kepala.

4. Edi Jumardi (52), warga Kampung Sei Buluh, memar di bagian punggung.

5. Perdiansyah (12), Pelajar SMP N 18 Batam, warga Kampung Sei Buluh, memar di bagian wajah.

6. Sukio (33), wargta luka sobek (bocor) di bagian kepala.

7. Dakirin (42), warga Kampung Sembulang Pasir Merah, patah tangan.

8. Khaidir (41), warga Kampung Sembulang Camping, terkena anak panah di pinggang bagian belakang.

Usai kejadian itu, para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit.

Andri mengatakan, selama terjadi konflik beberapa kali di Rempang, polisi cenderung bertindak tidak adil.

“Polisi seperti tidak membela Masyarakat yang lemah,” ujar Andri lagi.

Kapolres Barelang Kombes Heribertus Ompusunggu membantah pihaknya membiarkan penyerangan terhadap warga Pulau Rempang oleh petugas PT Megah Elok Graha pada Rabu dini hari.

Dia menuturkan, anak buahnya sudah datang ke lokasi, lalu melerai cekcok antara warga Rempang dan petugas keamanan PT MEG.

“Kami sudah datang (ke lokasi), saat kejadian Kapolsek telepon ke Polres, kami langsung datang. Pas kami datang ke sana, sudah dorong-dorong begitu,” kata Heribertus kepada awak media saat ditemui di Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Batam, Kamis, 19 Desember 2024.

Andri mendesak kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap warga Rempang ini. YLBHI Pekanbaru meminta kepada pemerintah pusat agar segera menuntaskan kasus Rempang secara adil.

 

“Kami hanya menginginkan keadilan. Pembangunan jangan mengorbankan rakyat,” tegas Andri Alatas.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sutrisno Bersyukur Seluruh Pekerja Selamat, Pabrik Pakan Ternak di Mojowarno Ludes Kerugian Rp600 Juta

25 Juli 2026 - 06:24 WIB

Libur Sekolah 2026, Solo dan Malang Tujuan Favorit Baru Wisata

24 Juli 2026 - 20:27 WIB

MK Tegaskan Sisa Kuota Internet Hak Konsumen, Tak Boleh Hangus Sepihak

24 Juli 2026 - 20:13 WIB

KAI Daop 8 Genjot Integrasi Kereta di Jatim, Penumpang Makin Mudah Transit

24 Juli 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Terorisme (40): Dracula Isap 650 Darah Gadis Belia

24 Juli 2026 - 19:01 WIB

Jamwas Rudi Margono Ancam Hadirkan Paksa Febrie Adriansyah jika Mangkir Lagi

24 Juli 2026 - 18:35 WIB

Perkuat Sinergitas, Empat Pilar Peradilan Pidana Jombang Gelar Olahraga Bersama

24 Juli 2026 - 17:31 WIB

Dea Arronoya Aksi Flexing, Ayahnya Dokter Nevirizal Ajukan Mundur dari Jabatan Asisten Bupati Gayo Lues

24 Juli 2026 - 16:40 WIB

Limbah Tahu Jogoroto Buat Mual Warga dan Ponpes Darul Ulum: Belum Ada Dana Bangun IPAL

24 Juli 2026 - 15:30 WIB

Trending di News