Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Kebiasaan Sederhana 30 Menit Setiap Hari Kurangi Risiko Penyakit Ginjal

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Penyakit ginjal kronis adalah salah satu penyakit tidak menular yang paling umum, berkembang secara diam-diam dan seringkali baru terdeteksi pada stadium lanjut. Sebagian besar kasus penyakit ginjal terkait erat dengan faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, obesitas, dan gaya hidup kurang aktif.

Menjaga rutinitas olahraga teratur, terutama berjalan kaki, dianggap sebagai tindakan sederhana dan berbiaya rendah yang menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, termasuk fungsi ginjal.

Pengaruh Jalan Kaki
Berjalan kaki membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi beban pada ginjal.

Ginjal berfungsi untuk menyaring darah, menghilangkan produk limbah, dan menjaga homeostasis. Ketika sirkulasi darah dalam tubuh baik, jumlah darah yang mencapai ginjal stabil, sehingga membantu organ-organ ini berfungsi lebih efisien.

Berjalan kaki secara teratur membantu meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan pasokan oksigen dan nutrisi ke jaringan, termasuk ginjal. Akibatnya, ginjal tidak perlu bekerja sekeras itu untuk melakukan fungsi penyaringannya, sehingga mengurangi tekanan pada unit filtrasi glomerulus.

Selain itu, olahraga membantu menjaga elastisitas pembuluh darah, membatasi pengerasan arteri – faktor yang dapat mengganggu fungsi ginjal seiring waktu.

Kadar Gula
Diabetes adalah penyebab utama penyakit ginjal kronis. Kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh mikro di glomerulus, yang menyebabkan gangguan fungsi filtrasi. Banyak penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki selama 30 menit sehari meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga mendukung pengendalian gula darah yang lebih efektif. Ketika kadar gula darah dipertahankan pada tingkat yang stabil, risiko kerusakan ginjal akibat diabetes berkurang secara signifikan.

Secara khusus, berjalan kaki setelah makan telah terbukti membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan – faktor penting dalam pengelolaan penyakit.

Berjalan kaki membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi beban pada ginjal.

Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi adalah penyebab penyakit ginjal paling umum kedua. Tekanan darah tinggi yang berkepanjangan merusak dinding pembuluh darah dan struktur penyaringan di ginjal. Berjalan kaki adalah bentuk olahraga aerobik ringan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami. Mempertahankan kebiasaan ini cenderung menstabilkan tekanan darah, sehingga mengurangi risiko kerusakan ginjal.

Beberapa penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang rutin melakukan aktivitas fisik memiliki tingkat perkembangan penyakit ginjal yang lebih lambat dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Nonton Piala Dunia 2026 Bisakah Pakai STB TV Tabung?

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Dijuluki Gadis Tercantik di Dunia, Penny Lane Balas Komentar Negatif Soal Tubuhnya

8 Juni 2026 - 19:36 WIB

Sarwendah Jadi sorotan Publik, Lontarkan Kata Cong, Terkait Perseteruannya dengan Ruben Onsu

4 Juni 2026 - 19:45 WIB

70 Juta Warga Indonesia Diperkirakan Alami Penyakit Hati Kronis

3 Juni 2026 - 20:03 WIB

Trending di Life Style