Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

KDM Merespon Kritik YLKI Sopir Angkot Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Dasarnya!

badge-check


					Gubernur Jawa barat, Dedi mulyadi merespon kritik dari YLKI, soak kebijaksanaan melibaurkan angkot, becak dan delam selama libur Natal dan Tahun Baru. Foto: Instagram@dedimulyadi71 Perbesar

Gubernur Jawa barat, Dedi mulyadi merespon kritik dari YLKI, soak kebijaksanaan melibaurkan angkot, becak dan delam selama libur Natal dan Tahun Baru. Foto: Instagram@dedimulyadi71

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANDUNG- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkritik kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) untuk meliburkan operasional angkot di Bandung saat libur Natal dan Tahun Baru. Organisasi ini menilai kebijakan tersebut mengabaikan lonjakan permintaan transportasi publik, berpotensi menyulitkan masyarakat yang bergantung pada angkot.

Usulan KDM menghentikan operasi angkot, delman, dan becak pada tanggal-tanggal tertentu seperti 24-25 Desember dan 30-31 Desember 2025, untuk mengurangi kemacetan akibat wisatawan. Pengemudi dapatkan kompensasi Rp500.000 per hari, dengan pengawasan di tujuh titik rawan macet.

Sekretaris Eksekutif YLKI Rio Priambodo mendesak agar layanan angkot justru ditingkatkan saat musim libur puncak, demi hak konsumen. Ia menekankan kompensasi adalah tanggung jawab pemerintah, tapi layanan transportasi tidak boleh dihentikan.

Dalam akun medsos pribadinya, Instagram@dedimulyaid71, menjawab: “Terima kasih atas kritik saranya (YLKI). mari kita lidungi seluruh masyarakat konsumen Indonesia, agar mereka mendapatkan suasana yang enak saat berlibur!”

Tentunya, kata KDM, selama libura tahun baru Gubernur Jabar memberikan kompensasi senilai Rp 500.000 bagi para sopir. Tujuannya apa? Kita fajham bahwa tujuan orang berwisata itu, ingin menikmati suasana secara rileks dan riang gembira.

“Kemacetan sering terjadi, karena angkot ngetem di sembarang tempat, atau jalannya pelan atau mogok!” kata dia. Hal ini menimbulkan problem yang luars. “Mereka yang berlibur adalah mereka yang mengunjungi tempat-tempat wisata, juga mengunjungi tempat-tempat belanja. Mereka semua adalah konsumen yang harus dilindungi. Agar makna berliburnya bisa dinikmati,” tuturnya.

Selanjutnya, kebijakan ini bukan baru, “Dulu saya pernah memberlakukan. Bahkan sampai hari ini, mereka yang berada di Puncak mengalami macet horor, ternyata setelah kebijakan ini dilaksanakan dimana angkutan kota, angkutan antar kecamatan, angkutan antar kelurahan dan desa diliburkan, maka macet horornya sudah bisa terurai!” tegasnya.

Arinya, tambah KDM, banyak konsumen kepariwisataan itu mendapat pelayanan yang sangat baik. Untuk itu, Dedi Mulyadi mengucapkan terima kasih.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendukung ide ini untuk membebaskan ruang jalan bagi kendaraan pribadi, sementara pakar transportasi Djoko Setijowarno menyerukan kebijakan berkelanjutan karena infrastruktur transportasi publik Jawa Barat masih tertinggal. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Trending di Nasional