Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Kades Mojoduwur Nyaris Tertipu Jutaan Rupiah

badge-check


					Kades Mojoduwur saat klarifikasi dengan Kapolsek Mojowarno Perbesar

Kades Mojoduwur saat klarifikasi dengan Kapolsek Mojowarno

Penulis : Arief Hendro Soesatyo | Editor : Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-Peristiwa ini mungkin bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tak mudah percaya atau waspda terhadap adanya oknum tak bertanggungjawab yang mengaku sebagai aparat yang akan membantu atas suatu kasus yang menimpa kita. Kalau tidak, bisa saja akan alami kerugian material yang cukup besar.

Seperti yang dialami Kepala Desa (Kades) Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Imam Baihaqi. Dirinya nyaris saja menjadi korban penipuan oleh orang yang mengaku sebagai aparat dari Polres Jombang. Ironisnya, belum lakukan klarifikasi dirinya sudah mengabarkan kepada publik kalau dirinya telah dimintai sejumlah uang sebesar 2 juta sampai 5 juta dengan dalih untuk biayai penyelidikan guna mengungkap penyebab kebakaran pasar setempat yang terjadi pada Jumat (9/5/2025) petang lalu. Untung saja, dirinya segera tesadar dan lakukan klarifikasi ke polsek setempat. Otomatis, dia sekaligus meminta maaf kepada pihak Polres Jombang dan Polsek Mojowarno yang langsung menelan mentah-mentah informasi dan disampaikan ke publik tanpa konfirmasi dulu ke pihak Kepolisian.

Informasi yang diperoleh, modus pelaku adalah mengaku Kasatreskrim Polres Jombang dan menelpon sang Kades, Sabtu (10/5/2025). Dengan nada bicara meyakinkan, pelaku menawarkan akan mendatangkan Tim Inafis untuk melakukan investigasi. Namun, permintaan tersebut tak lantas dikabulkan. Kades Mojoduwur lantas mengarahkan penelepon untuk berkomunikasi langsung dengan Kepala Pasar Mojoduwur, Wadi. Keduanya bersepakat bahwa uang akan diberikan setelah tim penyelidik benar-benar datang ke lokasi.

Namun rencana penipuan itu gagal, lantaran hingga waktu yang dijanjikan, pelaku tak kunjung menunjukkan diri. Bahkan setelah itu, si penelepon justru menarik atau menghapus semua pesan di nomor Kepala Pasar Wadi. “Penelepon minta uang sebesar 2 juta sampai 5 juta uang penyelidikan penyebab kebakaran. Mengakunya dari polisi. Dia sudah mengirim nomor rekening kepada kepala pasar. Tapi kami curiga, akhirnya tidak menuruti permintaan penelepon tadi,” jelas Baihaqi, Sabtu (10/5/2025) malam.

Baihaqi meyakini bahwa upaya tersebut adalah bentuk penipuan yang memanfaatkan situasi darurat. Ia menegaskan bahwa tak ada keterlibatan dari aparat kepolisian Jombang maupun Mojowarno dalam permintaan uang tersebut. “Saya yakin itu upaya penipuan. Bukan oknum dari Polres Jombang atau Polsek Mojowarno. Saya tegaskan itu benar-benar upaya penipuan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Kapolsek Mojowarno saat berikan keterangan

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Mojowarno, AKP Tri Sula menegaskan pihaknya segera lakukan penyelidikan dan pelacakan terhadap nomor yang digunakan oleh pelaku. “Hasil pelacakan yang kami lakukan, posisi pelaku berada di luar Jawa. Kami juga mengimbau agar masyarakat melakukan kroscek ke polsek terdekat atau ke Polres jika alami serupa,” tegasnya.

Untuk itu, Polsek Mojowarno kini tengah bekerjasama dengan Polres Jombang dalam melakukan profiling dan pelacakan intensif terhadap pelaku penipuan yang diduga berasal dari luar Pulau Jawa. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

12 Juni 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Jombang dan BPS Sinergi Sensus Ekonomi 2026: Dilaksanakan 15 Juni – 31 Agustus 2026

12 Juni 2026 - 16:21 WIB

Buoati Jombang, Warsubi memasang tag tanda resmi petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026.

Anas Burhani Ditetapkan sebagai Tanfidz PKB Jombang, Menggeser Hadi Atmaji

12 Juni 2026 - 14:33 WIB

Anas Burhani, dari Sekretaris DPC PKB Jombang, terpilih menjadi Tanfidz PKB Jombang

Mobil Tabrak Belakang Truk Gandeng, 1 Tewas dan 1 Luka Parah

12 Juni 2026 - 14:32 WIB

Piala Dunia 2026: Biaya Lebih Hemat 15 Kali, Hadiah Juara Utama Rp 793 Miliar

11 Juni 2026 - 21:38 WIB

Menelisik Akar Terorisme (15): Cikal Bakal Teror dengan Senjata Biologis

11 Juni 2026 - 20:27 WIB

4 Doktor Malaysia ke Plumbon Gambang: Desa yang Mengubah Limbah Kaca Jadi Manik Berharga

11 Juni 2026 - 18:18 WIB

Trending di News