Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

JP Morgan: Kebijaksaan Trump Membawa Amerika ke Jurang Resesi

badge-check


					Analis JP Morgan terhadap kebijaksaan tarif baru yang dikeluarkan oleh Donald Trump menyeret ekonomi Amerika ke jurang resesi, yang diikuti  resesi dunia. Instaggram@jpmorgan Perbesar

Analis JP Morgan terhadap kebijaksaan tarif baru yang dikeluarkan oleh Donald Trump menyeret ekonomi Amerika ke jurang resesi, yang diikuti resesi dunia. Instaggram@jpmorgan

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDOPNEWS.COM, NEW YORK- JP Morgan telah memperingatkan bahwa kebijakan tarif baru yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump dapat membawa ekonomi Amerika Serikat ke jurang resesi pada tahun 2025.

Kebijakan ini mencakup tarif universal dan tarif timbal balik yang secara signifikan meningkatkan pajak atas barang impor, dengan dampak yang meluas bagi ekonomi domestik dan global.

JP Morgan adalah sebuah lembaga jasa keuangan multinasional yang berkantor pusat di New York City, Amerika Serikat. Dikenal secara resmi sebagai JPMorgan Chase & Co., perusahaan ini merupakan salah satu bank terbesar di dunia dan termasuk dalam kelompok “Big Four” bank di Amerika Serikat, bersama dengan Bank of America, Citigroup, dan Wells Fargo.

Ahli yang menuliskan ramalan mengenai dampak kebijakan tarif Donald Trump di JP Morgan adalah Michael Feroli, yang menjabat sebagai Kepala Ekonom AS di perusahaan tersebut.

Dalam analisisnya, Feroli memperkirakan bahwa kebijakan tarif baru dapat menyebabkan kontraksi ekonomi dan meningkatkan tingkat pengangguran di Amerika Serikat.

Selain itu, Bruce Kasman, yang merupakan Kepala Ekonom Global JP Morgan, juga memberikan pandangan terkait risiko resesi yang meningkat akibat kebijakan tersebut.

Tulisan yang meramalkan dampak kebijakan tarif Donald Trump oleh JP Morgan dirilis pada tanggal 3 April 2025.

Dalam catatan tersebut, JP Morgan memperingatkan bahwa kebijakan tarif baru dapat meningkatkan peluang resesi di Amerika Serikat dari 40% menjadi 60%

Poin utama dari analisis JP Morgan:

Kontraksi Ekonomi: JP Morgan memproyeksikan pertumbuhan PDB riil AS untuk tahun penuh akan turun menjadi -0,3%, dari sebelumnya 1,3%. Kebijakan tarif ini diperkirakan akan menekan aktivitas ekonomi dan meningkatkan tingkat pengangguran menjadi 5,3%.

Inflasi dan Harga: Tarif tersebut akan menaikkan pajak tahunan sebesar $660 miliar, kenaikan terbesar dalam sejarah AS. Hal ini diperkirakan akan menyebabkan lonjakan harga barang konsumsi, menambah tekanan pada Indeks Harga Konsumen sebesar 2%, serta meningkatkan inflasi hingga 4,4% pada akhir tahun.

Dampak Pasar: Pengumuman tarif telah mengguncang pasar saham. Indeks S&P 500 jatuh ke posisi terendah dalam 11 bulan, dengan kapitalisasi pasar AS kehilangan $5,4 triliun dalam dua sesi perdagangan terakhir. Dow Jones juga mengalami penurunan tajam.

Resesi Global: JP Morgan meningkatkan probabilitas resesi global menjadi 60%, naik dari 40% sebelum pengumuman tarif. Kebijakan ini juga berpotensi memicu pembalasan dari negara-negara mitra dagang AS, mengganggu rantai pasokan global dan menurunkan sentimen bisnis.

Para ekonom JP Morgan menyebut kebijakan ini sebagai “guncangan ekonomi makro yang substansial,” dengan dampak yang sulit diatasi jika tarif terus diterapkan. Namun, mereka juga mencatat bahwa perubahan kebijakan masih mungkin terjadi untuk meredakan dampak negatifnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Piala Dunia 202: Inilah Rundown Pembukaan serta 12 Grup yang Akan Berlaga

10 Juni 2026 - 19:43 WIB

Prihatin Ibu Hamil Meninggal, Prabowo akan Bangun 400 RS Pemerintah dan 10.000 Puskesmas

10 Juni 2026 - 17:47 WIB

Gema BISA Edukasi Makan Bergizi dari 4 Sehat 5 Sempurna Jadi B2SA

10 Juni 2026 - 17:01 WIB

Terkumpul Rp 1,4 Miliar, Terbongkar Praktek Ilegal Uang Dam dan Badal Haji

10 Juni 2026 - 15:50 WIB

Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik, Cek Harga Terbarunya

10 Juni 2026 - 15:20 WIB

Ketua PERABA Jatim Sutoyo: Permendag Mematikan Usaha Perajin Emas dan Perak

10 Juni 2026 - 13:21 WIB

Pasang Kamera di Kamar Mandi Masjid, Pria Gedek Mojokerto Dintuntut 4 Tahun Penjara Denda Rp500 Juta

9 Juni 2026 - 20:38 WIB

PT Pegadaian Dinobatkan sebagai Best Company to Work For in Asia untuk Kedelapan Kalinya

9 Juni 2026 - 20:01 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Headline