Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Jika Anda Cemas, Cobalah Menonton Film Horor untuk Meredakannya

badge-check


					Film horor dibintangi Luna Maya Perbesar

Film horor dibintangi Luna Maya

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Anda mungkin berpikir bahwa menonton film horor, yang membangkitkan kepanikan dan ketakutan, adalah genre yang salah bagi seseorang yang mengalami kecemasan.

Kenyataannya, film horor memang dapat meredakan gejala ketakutan. Namun, hal ini hanya berlaku jika Anda yakin bahwa Anda berada di lingkungan yang aman dan apa yang Anda lihat tidaklah nyata.

Alur cerita film horor biasanya berpusat pada protagonis yang merasakan bahaya mengintai. Teriakan mereka tak didengar. Pada akhirnya, sang protagonis terbukti benar dan bertarung melawan monster tersebut.

Menurut Vice , hidup dalam ketakutan terasa seperti ada suara atau bayangan di setiap sudut yang merujuk pada monster yang tak terlihat. Anda merasa ada sesuatu, tetapi Anda tidak dapat membuktikan keberadaannya kepada siapa pun.

Dalam film horor, kita tahu bahwa monster itu nyata dan bisa dilawan. Monster itu punya nama, wajah, dan kelemahan. Pada akhirnya, sang protagonis berhadapan langsung dengan monster itu dan memenangkan pertarungan.
Seseorang yang takut pasti ingin hal ini terjadi pada mereka juga. Takut terhadap film horor dianggap rasional, berbeda dengan takut terhadap hal-hal yang tidak ada di mata orang lain.

Film horor membantu
Menonton film horor adalah salah satu cara untuk melarikan diri dari ketakutan dalam kehidupan nyata. Film horor bisa menjadi candu . Psikoterapis John Kuziel menyatakan bahwa hipotalamus yang memicu respons melawan atau lari menghasilkan adrenalin, glukosa, dan kortisol dalam tubuh kita.

Lonjakan adrenalin ini membuat orang ingin menonton lebih banyak film horor. Film horor membuat orang yang mengalami ketakutan merasa tenang.

Menurut Dr. Mathias Clasen dari Universitas Aarhus, menonton film horor adalah tindakan sukarela yang dilakukan dalam kondisi terkendali. Hal ini membuat seseorang merasa lebih aman dibandingkan dengan bahaya yang sebenarnya.

Sama seperti saat Anda berada di roller coaster, orang yang mengalami kecemasan merasa lebih baik menonton film horor bersama-sama karena tahu bahwa mereka mengalami hal yang sama bersama-sama. Film horor tidak boleh digunakan sebagai obat untuk ketakutan, tetapi dapat menjadi alat yang berguna untuk mengendalikannya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Nonton Piala Dunia 2026 Bisakah Pakai STB TV Tabung?

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Dijuluki Gadis Tercantik di Dunia, Penny Lane Balas Komentar Negatif Soal Tubuhnya

8 Juni 2026 - 19:36 WIB

Sarwendah Jadi sorotan Publik, Lontarkan Kata Cong, Terkait Perseteruannya dengan Ruben Onsu

4 Juni 2026 - 19:45 WIB

70 Juta Warga Indonesia Diperkirakan Alami Penyakit Hati Kronis

3 Juni 2026 - 20:03 WIB

Perempuan Singapura, Selingkuh Demi Karier

3 Juni 2026 - 19:36 WIB

Kasur, Ponsel, dan Gaya Hidup Baru Anak Muda

2 Juni 2026 - 18:40 WIB

Trending di Life Style