Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Jelang Tahun Baru Imlek 2026, Produksi Dupa Gaharu Jombang Melonjak 100 Persen

badge-check


					Perajin dupa asal Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Jombang. kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Perajin dupa asal Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Jombang. kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Momentum Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada 17 Februari mendatang membawa berkah bagi pelaku industri kreatif di daerah.

Salah satunya perajin dupa asal Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang mengalami lonjakan permintaan signifikan.

Fathurrahman, perajin dupa berbahan kayu gaharu dan cendana, mengaku produksi meningkat lebih dari 100 persen menjelang perayaan Imlek 2026. Kenaikan ini dipicu tingginya permintaan pasar domestik maupun internasional.

“Alhamdulillah, pesanan naik signifikan jelang Imlek. Biasanya produksi 5 sampai 10 kilogram per hari, sekarang bisa mencapai 25 kilogram per hari. Dengan bantuan lima karyawan, rata-rata penjualan sekitar 20 kilogram setiap hari untuk memenuhi pesanan,” ujar Fathurrahman, Kamis (12/2/2026).

Meski beroperasi di tingkat desa, produk dupa asal Jombang tersebut telah merambah pasar mancanegara melalui platform digital. Negara seperti Kanada dan sejumlah wilayah di Afrika menjadi pelanggan tetap melalui penjualan online.

Selain pasar ekspor, permintaan dupa Imlek juga datang dari berbagai kota besar di Indonesia seperti Semarang, Jakarta, Denpasar, hingga Batam. Produk tersebut juga rutin menyuplai kebutuhan klenteng dan toko dupa.

“Banyak pesanan terjauh justru datang dari Kanada dan Afrika lewat penjualan online. Kami menjaga kualitas dengan menggunakan serbuk kayu cendana dan gaharu murni tanpa campuran bahan kimia,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa di rumah produksi miliknya terdapat dua varian utama, yakni dupa jenis lidi dan dupa jenis kerucut. Menjelang Tahun Baru Imlek 2026, jenis kerucut menjadi produk paling diminati konsumen karena memiliki karakteristik durasi pembakaran yang berbeda.

“Perbedaannya hanya di bentuk, tetapi durasi pembakarannya berbeda. Setiap pelanggan punya selera masing-masing,” jelasnya.

Dari sisi harga, dupa kerucut dibanderol Rp150.000 hingga Rp250.000 per kilogram, tergantung ukuran. Sementara dupa jenis lidi dijual Rp100.000 hingga Rp150.000 per kilogram, menyesuaikan panjang lidi.

Lonjakan permintaan dupa jelang Imlek ini menunjukkan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 turut menggerakkan UMKM Jombang, khususnya sektor industri kreatif berbasis kerajinan tradisional. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Trending di Nasional