Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Inilah Pembangkit Listrik Enerji Surya Berkapasitas 500.000 Megawatt/ Tahun

badge-check


					Inilah PLTS Crescent Dunes, yang mampu menghasilkan listrik 500.000 megawat. Instagram@interestingengineering Perbesar

Inilah PLTS Crescent Dunes, yang mampu menghasilkan listrik 500.000 megawat. Instagram@interestingengineering

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, NEVADA- Proyek Energi Surya Crescent Dunes di Nevada mewakili kemajuan yang signifikan dalam teknologi tenaga surya, khususnya melalui penggunaan tenaga surya terkonsentrasi (CSP) dan penyimpanan energi panas.

Lokasnya dekat dengan Tonopah, Nevada, sekitar 190 mil barat laut Las Vegas.

Proyek ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 110 megawatt (MW) dan dirancang untuk menghasilkan sekitar 500.000 megawatt-jam (MWh) listrik per tahun, cukup untuk memberi daya pada sekitar 75.000 rumah.

Sistem ini menggunakan lebih dari 10.000 heliostat (cermin) yang memfokuskan sinar matahari ke menara penerima pusat.

Sinar matahari yang terkonsentrasi memanaskan garam cair hingga mencapai suhu lebih dari 1.000°F, yang kemudian digunakan untuk menghasilkan uap dan menghasilkan listrik melalui turbin uap konvensional.

Garam cair bertindak sebagai baterai termal, yang memungkinkan pembangkit listrik untuk menyimpan energi yang dihasilkan pada siang hari untuk digunakan pada malam hari.

Kemampuan ini memungkinkan proyek ini untuk menghasilkan energi matahari yang dapat dikirim, yang berarti dapat menyediakan listrik bahkan ketika matahari tidak bersinar.

Sistem penyimpanannya efisien, dengan kapasitas penyimpanan termal yang memungkinkan untuk menghasilkan listrik sekitar 10 jam setelah matahari

Dampak Lingkungan
Dengan menghasilkan listrik bersih, proyek Crescent Dunes diharapkan dapat menghilangkan sekitar 290.000 metrik ton emisi CO2 setiap tahunnya, yang berkontribusi secara signifikan terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Meskipun proyek ini merupakan terobosan baru ketika mulai beroperasi pada tahun 2015, proyek ini menghadapi tantangan operasional yang menyebabkan penghentiannya pada tahun 2020 dan kebangkrutan pengembang aslinya, SolarReserve. Namun, proyek ini dihidupkan kembali pada pertengahan tahun 2021 di bawah manajemen baru oleh ACS Cobra.

Saat ini, pembangkit listrik ini beroperasi di bawah perjanjian jual beli tenaga listrik dengan NV Energy, memasok energi surya terutama pada malam hari menggunakan energi panas yang tersimpan.

Proyek Energi Surya Crescent Dunes mencontohkan bagaimana teknologi inovatif dalam energi surya dapat membuka jalan bagi masa depan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Kombinasi teknologi CSP dan penyimpanan panas menyoroti potensi energi surya untuk menyediakan daya yang dapat diandalkan sepanjang waktu.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kamu Tanya 10-50 Pertanyaan, AI Butuh Minum Segelas Air 500 Ml

31 Juli 2026 - 18:20 WIB

Kata ESDM Soal Penyesuaian Harga Dex Series hingga Pertamax Besok

31 Juli 2026 - 17:24 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Sejahtera, Bupati Jombang Warsubi Minta Apraisal dari Tim Independen

31 Juli 2026 - 14:54 WIB

Bupati Probolinggo dan Suami Anggota DPR RI Dituntut 6 Tahun Penjara, Wajib Kembalilan Uang Rp147 M

31 Juli 2026 - 11:41 WIB

Menelisik Akar Terorisme (43): Para Budak Pun Merantai Dirinya Sendiri

31 Juli 2026 - 09:56 WIB

Reskrim Polres Jombang Mulai Selidiki KPRI Sejahtera, Kasus Dana Rp124 Miliar Tidak Cair

30 Juli 2026 - 19:00 WIB

Pemkab Jombang Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat 1 Ajaran 2026/2027

30 Juli 2026 - 18:00 WIB

KAIST Korsel Temukan ‘Sakelar Genetik’ Pengubah Sel Kanker Jadi Sel Normal

30 Juli 2026 - 16:43 WIB

Zoom Meeting Wabub Salmanudin dengan OJK, Penilaian Awal TPAKD Award 2025

29 Juli 2026 - 20:44 WIB

Trending di News