Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu, SAR Temukan Lokasi dan Evakuasi 8 Korban

badge-check


					Tim SAR telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya helikopter Eastindo Air BK117-D3 registrasi PK-RGH yang jatuh di Mantewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, sudah mulai dievakuasi sejak Kamis, 4 September 2025 pagi. Foto: tangkap layar video Instagram@kumparan Perbesar

Tim SAR telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya helikopter Eastindo Air BK117-D3 registrasi PK-RGH yang jatuh di Mantewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, sudah mulai dievakuasi sejak Kamis, 4 September 2025 pagi. Foto: tangkap layar video Instagram@kumparan

Penulis: Mulawarman   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KALIMANTAN SELATAN- Delapan orang korban helikopter Eastindo Air BK117-D3 registrasi PK-RGH yang jatuh di Mantewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, sudah mulai dievakuasi sejak Kamis, 4 September 2025 pagi.

Evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan melalui jalur darat mengingat medan hutan yang berat dan kondisi helikopter yang terbakar, demikian tim SAR Gabungan memberikan laporan, Kamis 4 ASeptember 2025.

Seluruhnya, delapan korban meninggal dunia akan diangkut ke rumah sakit di Kota Banjarmasin untuk proses identifikasi lebih lanjut. Proses evakuasi masih berlangsung dengan dukungan berbagai unsur SAR dan aparat keamanan.

Delapan orang ditemukan meninggal dunia. Beberapa jenazah ditemukan dalam kondisi utuh, sementara beberapa lainnya diduga terbakar di dalam badan helikopter yang hangus terbakar.

Berikut daftar lengkap korban:

  • Kapten Haryanto (Pilot, WNI)

  • Hendra (Engineer, WNI)

  • Mark Werren (Penumpang, Warga Amerika Serikat)

  • Santha Kumar (Penumpang, Warga India)

  • Claudine Quito (Penumpang, Warga Brasil)

  • Yudi Febrian (Penumpang, WNI dari Pekanbaru, Riau)

  • Andys Rissa Pasulu (Penumpang, WNI)

  • Iboy Irfan Rosa (Penumpang, WNI)

Salah satu korban ditemukan terlempar sekitar 100 meter dari lokasi puing helikopter dan telah dalam proses evakuasi. Jumlah total korban yang dipastikan meninggal adalah delapan orang

Helikopter Eastindo Air BK117-D3 bernomor registrasi PK-RGH yang jatuh di Mantewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, ditemukan Tim SAR pada Rabu (3/9) pukul 14.45 WITA.

Helikopter Eastindo Air BK117-D3 dengan nomor registrasi PK-RGH yang jatuh di Mantewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ditemukan oleh Tim SAR pada Rabu, 3 September 2025, pukul 14.45 WITA.

Puing-puing helikopter ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di hutan belantara sekitar 700 meter dari titik koordinat terakhir yang diketahui.

Selain itu, ditemukan satu korban di dekat puing-puing tersebut dan diduga masih ada korban lain di dalam badan helikopter yang terbakar, dengan jumlah penumpang total delapan orang termasuk awak dan penumpang. Pencarian dilakukan dengan kerja sama berbagai unsur SAR, TNI, Polri, BPBD, dan didukung masyarakat setempat.

Tim SRU Alpha yang dipimpin Adi Maulana menemukan bangkai helikopter dalam kondisi terbakar sekitar 700 meter dari titik koordinat yang diberikan KNKT.

Menurut Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, satu korban ditemukan meninggal dunia sekitar 100 meter dari bangkai helikopter.

Identitas korban belum diekspos dan saat ini tengah dievakuasi. Yudhi menambahkan, diduga masih ada korban di dalam badan helikopter yang terbakar, namun jumlahnya belum dapat dipastikan. Pembongkaran puing kemungkinan dilakukan besok karena faktor cuaca.

Berdasarkan manifes, penumpang helikopter adalah: Mark Werren (AS), Santha Kumar (India), Claudine Quito (Brasil), Yudi Febrian (WNI), Andys Rissa Pasulu (WNI), Iboy Irfan Rosa (WNI). Sedangkan kru terdiri dari Kapten Haryanto (pilot) dan Hendra (engineer).

Kronologi

Helikopter dengan 8 orang penumpang termasuk pilot dan teknisi lepas landas dari Bandara Sjamsir Alam di Kabupaten Kotabaru, Kalsel pada Senin (1/9/2025) pukul 08.46 WITA. Rute penerbangan menuju Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Helikopter hilang kontak saat melintas di atas Pegunungan Meratus, kawasan Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu.

Setelah tiga hari pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, badan helikopter dan lokasi kecelakaan ditemukan pada Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 15.30 WITA di kawasan hutan belantara sekitar Air Terjun Mandin Damar, pada koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E.

Kondisi helikopter ditemukan terbakar di lokasi, dengan sebagian korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di dalam helikopter dan beberapa korban lain ditemukan utuh.

Korban pertama ditemukan terpisah sekitar 100 meter dari lokasi puing helikopter.

Seluruh 8 penumpang dan kru dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan ini.

Pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur SAR, TNI, Polri, BPBD, dan relawan masyarakat setempat yang berhasil mengungkap lokasi kecelakaan setelah tiga hari pencarian. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Trending di News