Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Gagas Obat Cerdas HIV/AIDS, UNAIR Raih Juara I Esai Nasional 2024

badge-check


					Gagas Obat Cerdas HIV/AIDS, UNAIR Raih Juara I Esai Nasional 2024 Perbesar

KREDONEWS, SURABAYA – Peran Kampus di dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi selalu tidak ada habisnya. Dalam bidang penelitian, kali ini Universitas Airlangga (UNAIR) patut berbangga kepada mahasiswanya. Mahasiswa Fakultas Farmasi UNAIR, Reihan Ananta Noor Baihaqi (Reihan) dan Rivia Ghina Rahmi (Rivia) mengikuti ajang Lomba Esai Ilmiah Populer World AIDS Day (WAD) 2024 yang diselenggarakan di Universitas Udayana pada Senin, 30 Desember 2024 lalu.

Lomba WAD 2024 yang tahun ini mengusung tema Epitychia : Health Improvement Strategies of HIV/AID to Actualize Golden Indonesia 2045, diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Dilansir dalam unair.ac.id, Reihan dan Rivia berhasil mendapatkan Juara I.

Dengan pilihan subtema pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif terhadap HIV/AIDS, Reihan dan rekannya menggagas sebuah ide Inovasi Kemasan Cerdas Obat Antiretroviral (ARV) Terintegrasi Aplikasi Solusi Penanganan HIV.

Kondisi penderita HIV di Indonesia memiliki jumlah penderita yang banyak dan diprediksi meningkat setiap tahunnya. Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar penderita HIV terletak pada rendahnya kepatuhan, pemahaman terapi, dan isu kesehatan mental.

“Kami memberikan inovasi kemasan cerdas Blister Intelligent Keeper and Assistant (BLINKA) terintegrasi aplikasi kami kembangkan sebagai solusi kreatif untuk mengatasi berbagai permasalahan pengobatan pasien HIV di Indonesia. Tidak hanya itu, di dalamnya terdapat beberapa fitur unggulan yakni monitoring terapi, edukasi augmented reality, konseling, berita terkini, dan words of affirmation,” jelasnya.

Reihan mengatakan bahwa persiapan untuk memikirkan rancangan ini dilakukan selama tujuh hari. Persiapan tersebut berfokus pada masalah ataupun potensi masalah yang ada dalam pengobatan pasien HIV. Lebih lanjut, perlu adanya penguatan teknologi sensor dan aplikasi karena menggunakan kemasan cerdas berbasis teknologi yang terintegrasi aplikasi.

Motivasi terbesar Reihan mengikuti lomba ini yaitu sebagai bentuk aksi nyata penangan HIV/AIDS. Melalui teknologi seperti sensor dosis, notifikasi pengingat, atau pelacak konsumsi

obat secara sederhana, harapannya dapat menjadi manfaat bagi penderita HIV/AIDS. Ia melanjutkan bahwa kesulitan yang ia dan tim hadapi yakni mengkaji berbagai aspek. Seperti kondisi sosial, psikologis, dan stigma penderita HIV/AIDS.

“Semoga ke depannya lebih banyak mahasiswa UNAIR yang dapat mengikuti berbagai kompetisi guna meningkatkan potensi diri baik akademik maupun non-akademik. Teruslah menginspirasi dan berkontribusi bagi masyarakat sekitar dan membanggakan UNAIR demi mewujudkan kemajuan bersama,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya karena Narkoba

30 September 2026 - 19:20 WIB

YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak , Usai Putusan MK

30 September 2026 - 18:59 WIB

Penerbangan Singapura Tersebar ke 17 Kota RI, Ekonomi Daerah Luar Jawa Panen Devisa

30 September 2026 - 18:38 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Trending di Nasional