Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Dituduh Korupsi Proyek Musi Rp 15 M, Kejaksaan Menahan Daryanto Vice President PT Indonesia Power

badge-check


					Kejaksaan Tinggi Bengkulu menahan Daryanto, petinggi PT Indonesia Power, diduga korupsi Rp 15 dana  pryek Mus. Foto: Ist Perbesar

Kejaksaan Tinggi Bengkulu menahan Daryanto, petinggi PT Indonesia Power, diduga korupsi Rp 15 dana pryek Mus. Foto: Ist

Penulis: Yusran Hakim  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BENGKULU-  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menahan Daryanto, pejabat PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bengkulu, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi senilai Rp 15 miliar.

Demikian pernyataan Kasi Penkum (Kepala Subbagian Penerangan Hukum) Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Denny Agustian , menyampaikan detail mengenai tersangka Daryanto, tercatat sebagai Vice President O&M Planning and Control V PT Indonesia Power.

Denny Agustian mengatakan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-189/L.7/Fd.2/02/2026, dengan Daryanto ditahan di Rutan Kelas IIB Bengkulu hingga 1 Maret 2026.

Penjelasan itu disampaikan  acara konferensi pers,  Jumat (13/2/2026), menyatakan bahwa Daryanto ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (12/2/2026) setelah penyelidikan mendalam terhadap dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa di lingkungan PLN.

“Tersangka diduga melakukan markup harga dan suap dalam proyek pengadaan peralatan listrik periode 2023-2025, merugikan negara hingga Rp 15 miliar,” ujarnya.

Daryanto, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Teknik dan Jaringan PLN UIW Bengkulu, ditangkap di kediamannya pada Rabu malam (11/2/2026) setelah tim penyidik ​​​​menggeledah kantor dan rumahnya. Dari penggeledahan tersebut, ditemukan bukti berupa dokumen palsu, uang tunai Rp 2,5 miliar, dan aset hasil korupsi lainnya.

Kasus ini terungkap dari laporan internal PLN dan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan ketidaksesuaian anggaran.  Daryanto menjalani penahanan di  Rutan Kelas IIB Bengkulu selama 20 hari untuk pemeriksaan lanjutan.

Kronologi 

  • 2022–2023 : Proyek penggantian Sistem Kontrol Utama (SKU) dan Sistem AVR PLTA Musi direncanakan, dengan Daryanto (VP O&M Planning and Control V PT PLN Indonesia Power) diperkirakan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dimarkup.

  • Nilai kontrak SKU : Rp32,07 juta (termasuk PPN), padahal harga riil peralatan hanya Rp17,23 juta, menyebabkan kerugian negara Rp11,6–15 juta.

  • Selasa, 10/2/2026 : Penyidik ​​​​Kejati Bengkulu mulai periksa Daryanto siang hari; Denny Agustian adalah anggota pers PRINT-189/L.7/Fd.2/02/2026.

  • Rabu dini hari, 11/2/2026 : Pemeriksaan selesai, alat bukti cukup; Daryanto langsung ditahan di Rutan Kelas IIB Bengkulu selama 20 hari hingga 1 Maret 2026.

  • Rabu, 10–11/2/2026 : Denny Agustian (Plh Kasi Penkum) gelar konferensi pers konfirmasi kasus, didampingi Pola Martua Siregar (Kasi Penyidikan).

Kasus berawal dari audit internal PLN dan temuan BPK, dengan potensi tersangka lain dari kontraktor konsorsium. Pencegahan untuk menghilangkan dan menghilangkan bukti. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Trending di Nasional