Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Diteror Pinjol Rp 15 Juta, Sekeluarga di Kediri Minum Susu Campur Racun Tikus Si Bungsu tak Tertolong

badge-check


					Upaya bunuh diri terjadi di keluarga ayah, ibu, dan dua anaknya di desa Manggis, Ngancar, kabupaten Kediri, Jumat 13 Desember 2024. tangkap layar youtube@TVOne Perbesar

Upaya bunuh diri terjadi di keluarga ayah, ibu, dan dua anaknya di desa Manggis, Ngancar, kabupaten Kediri, Jumat 13 Desember 2024. tangkap layar youtube@TVOne

KREDONEWS.COM, KEDIRI- Usaha bunuh diri  menimpa  satu keluarga diduga melakukan usaha percobaan bunuh diri akibat terjerat utang pinjaman online (pinjol). Peristiwa tragis ini terjadi, Jumat, 13 Desember 2024 di dusun Sumber Rejo, desa Manggis, kecamatan Ngancar.

Keluarga tersebut terdiri dari ayah berinisial Dan (31), ibu Min (29), dan dua anak mereka, MNP (5) dan MRS (2). Mereka diduga sengaja mengonsumsi racun tikus dicampur dengan susu sebagai upaya bunuh diri. Tragisnya, anak bungsu mereka, MRS, tidak selamat dan dinyatakan meninggal dunia setelah insiden tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Fauzy Pratama, menjelaskan bahwa tindakan tersebut diduga kuat dipicu oleh tekanan dari utang pinjaman online (pinjol) yang mencapai sekitar Rp15 juta. Ibu dalam keluarga tersebut, Min merasa tertekan akibat sering menerima telepon dari penagih utang meskipun aplikasi pinjaman sudah dihapus dari ponselnya

Tiga anggota keluarga lainnya berhasil diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit. Dan dan Min kini dalam kondisi stabil setelah menjalani perawatan intensif. Korban yang melaksanakan percobaan bunuh diri di Kediri dilarikan ke RSUD Slametmulijoso (RSUD SLG) Kediri untuk mendapatkan perawatan intensif

Menurut pihak kepolisian, tekanan dari utang pinjol menjadi pemicu utama percobaan bunuh diri ini. Minatun merasa tertekan akibat terus-menerus menerima panggilan dari pihak penagih utang meskipun aplikasi pinjaman tersebut sudah dihapus dari ponselnya.

Total utang yang harus dibayar oleh keluarga ini mencapai sekitar Rp15 juta. Mereka telah berusaha meminta bantuan kepada kerabat, namun tidak mendapatkan dukungan yang diperlukan.

Polisi masih menyelidiki lebih lanjut mengenai latar belakang kejadian ini dan berencana untuk memintai keterangan dari Dan dan Min, setelah mereka sepenuhnya pulih dari kondisi fisik dan psikis yang dialami

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Fauzy Pratama, menegaskan bahwa peristiwa ini sangat menyedihkan dan menunjukkan dampak serius dari jeratan utang pinjol terhadap kesehatan mental individu dan keluarga.

Kanit PPA Polres Kediri Ipda Heri Wiyono, menuturkan bahwa anak bungsu tidak terselamatkan dan meninggal dunia, sedangkan anak sulur sudah diizinkan pulang ke rumah. Suami istri masih dirawat di rumah sakit.

Kades Manggis, Katiran menjelaskan bahwa kronologi peristiwa saat keluarga korban dari Mojo Kediri datang. Disana sudah melihat saudaranya sudah dalam kondisi kristis, sehingga langsung dibawa ke rumah sakit. Akan tetapi, anak busngsu yang berusia 2 tahun dinyatakan meninggal dunia.

Dia menjelaskan bahwa warganya itu termasuk keluarga miskin, pekerjaan sehari hari sebagai buruh tani, “Mereka saebagai gakin mendapatkan bantuan dari bansos dan bantuan lainnya,” kata kades.

Kejadian ini menggambarkan betapa pentingnya perhatian terhadap masalah kesehatan mental dan dukungan bagi individu yang terjerat utang. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semarak 17-an di Graha Anggrek Mas, Kader Gerindra Sidoarjo Rebutan Hadiah Rp5 Juta

15 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Gempa NTT M 7 Terasa di Makassar hingga Bali, 7 Meninggal Dunia

15 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Gempa Mag 7,7 Guncang Flores, Pemerintah: Waspadai Tsunami

15 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Iran Mampu Bikin Dunia Krisis Teknologi bagi Dunia: Helium dan Hormuz

14 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang

14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DPR Minta Pemerintah Beri Kompensasi Pemilik Dapur MBG

14 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Ada 4.770 Rekrutmen CPNS untuk Formasi Sekolah Kedinasan

14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Presiden Resmikan Jembatan Garuda Carangwulung Bersama 3.395 Jembatan di Indonesia

14 Agustus 2026 - 09:59 WIB

4 Anak Michael Bambang Hartono Terima Warisan Rp52 T per Orang

13 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Trending di Nasional