Menu

Mode Gelap

Headline

Disdagrin Jombang Gelar Pasar Murah, Sebar 20 Ton Beras Bulog di Ngoro, Mojotrisno, Blimbing dan Mojowarno

badge-check


					Disdagrin Jombang-Bulog, menggelar operasi pasar murah pada hari Senin, 11 Agustus 2025, di empat wilayah Ngoro, Blimbing, Mojotrisno, Mojowarno. Foto: Dok/ Didagrin Jombang Perbesar

Disdagrin Jombang-Bulog, menggelar operasi pasar murah pada hari Senin, 11 Agustus 2025, di empat wilayah Ngoro, Blimbing, Mojotrisno, Mojowarno. Foto: Dok/ Didagrin Jombang

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagrin) menggelar Pasar Murah beras Bulog sebanyak 20 ton dibagi  di empat wilayah  masing-masing Pasar Blimbing, Pasar Ngoro, Pasar Mojotrisno, Pasar Mojowarno, Senin 11 Agustus 2025.

“Sejak awal Agustus 2025, Disdagrin terus menggelar operasi pasar khususnya beras. Bukan untuk menekan harga, tetapi beretujuan agar harga besar di pasaran stabil dan tidak naik,” kata Yustinus Harris Eko Prasetijo, Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting (Sardag Bapokting) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Indonesia.

“Ini merupakan pelaksanaan operasi pasar skala nasional, agar harga beras tidak mengalami kenaikkan,” kata Yus haris, menegaskan.

Warga masyarakat menyerbu membeli beras Bulog Rp 56.000/ 5 kg, di Bareng, Senin 13 Agustus 2025. Foto: Dok/Disdagrin Jombang

Disebutkan, Disdagrin memang melakukan operasi pasar secara acak, agar bisa merata dan tidak disedot oleh pedagang beras.

Dia menyatakan rerata setiap kawasan diberi jatah antara 2,5-5 ton beras, jatah ini untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 250-500 KK, tambahnya.

Berbaris secara tertib, warga masyarakat Mojotrisno pembeli beras Pasar Murah Disdagrin Jombang. Foto: Dok/ Disdagrin Jombang

Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga sekitar Rp 11.000 sampai Rp 11.600 per kilogram, tergantung wilayah di Indonesia. Jika dihitung untuk kemasan 5 kg, harga beras SPHP Bulog biasanya berkisar sekitar Rp 55.000 hingga Rp 58.000 per 5 kg. Jadi harga Rp 56.000 untuk beras Bulog kemasan 5 kg masih dalam kisaran harga normal SPHP dari Bulog.

Pasar Murah juga digelara di Sumobito, mendapat sambutan meriah dari warga pembeli beras, Senin 11 Agustus 2025. Foto: Dok/ Disdagrin Jombang

Untuk di Jombang, dalam beberapa operasi pasar sebelumnya, harga beras SPHP Bulog per 5 kg pernah dijual sekitar Rp 51.000 hingga Rp 56.000-58.000, mengikuti harga patokan per kilogramnya. Penjualan ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga beras di pasar serta mencegah kenaikan harga beras yang terlalu tinggi.

Operasi psar murah juga digelar di Pasar Citra, Jombang, Senin 11 Agustus 2025. Foto: Dok/ Disdagrin Jombang

Dengan demikian, harga Rp 56.000 untuk beras Bulog kemasan 5 kg dapat dikatakan wajar dan sesuai dengan harga SPHP yang ditetapkan pemerintah dan Bulog saat ini.

Saat ini Disdagrin akan terus menggelontorkan beras ke wilayah Jombang, dilakukan oeprasi pasar dengan cara mengelar Pasar Murah, bukan untuk menekan harga pasar, tetapi agar harga beras di wilayah Jombang tetap stabil dan terjangkau. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Solar Pertamina Turun Mulai 1 Juni 2026

1 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemerintah Terapkan Aktivasi Nomor Seluler dengan Pengenalan Wajah

1 Juni 2026 - 19:44 WIB

Upacara Kelahiran Pancasila di Titik Nol, Gang Buntu Desa Rejoagung Ploso Jombang

1 Juni 2026 - 19:39 WIB

1 Juni Isyarat Memutar Kembali Nilai-nilai Luhur Pancasila

1 Juni 2026 - 16:23 WIB

Pabrik Pengolahan Serbuk Kayu Terbakar di Mojowarno, Kerugian Mencapai Rp350 Juta

31 Mei 2026 - 21:13 WIB

Puncak Peringatan Waisak 2026 di Candi Borobudur Gaungkan Cinta Perdamaian Dunia

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Indonesia Sedang Demam Veronika, Karya Verry Klau dari Malaka NTT

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Menelisik Akar Terorisne (10): Kaum Anabaptist dan Terror Millennium

31 Mei 2026 - 10:23 WIB

PBB Masukkan Israel Daftar Hitam, Kasus Kejahatan Seksual di Kawasan Konflik

30 Mei 2026 - 19:38 WIB

Trending di News