Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Dering Telepon Terus Berbunyi, Ditemukan Pria Mengakhiri Hidup di Ventilasi Teras Masjid Plumbon Cirebon

badge-check


					Warga menunjukkan tempat korban AS, 41, melakukan aksi nekad di samping teras masjid Al Mubarok, Gombong, Plumbon, Cirebon. tangkap layar video@wewacara_rctv Perbesar

Warga menunjukkan tempat korban AS, 41, melakukan aksi nekad di samping teras masjid Al Mubarok, Gombong, Plumbon, Cirebon. tangkap layar video@wewacara_rctv

Penulis: Hadi S. Purwanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, CIREBON– Seorang pria  berinisial AS (44) warga Blok Curug, desa Karangasem, kecamatan Pogor, kabupaten Cirebon, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di masjid jami Almubarok di desa Gombang, kecamatan Plumbon, kabupaten Cirebon, Rabu malam, 8 Januari 2025, sekitar pukul 23.15 WIB.

Saat dimintai informasi ini, ketua RT setempat, Sudirman mengatakan korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi tergantung dengan kawat baja yang terpasang pada ventilasi teras masjid.

“Gantung diri  di angin-angin masjid. Jadi masukin kawat, terus dia (korban) ambil meja, ngegantung,” ungkap Sudirman, Kamis 9 Januari 2025, demikian akun [email protected], mewartakan.

Sebelum kejadian, korban sempat terlihat mondar-mandir di sekitar masjid usai salat Isya. Berdasarkan kesaksian warga, telepon genggam milik korban beberapa kali berdering tetapi tidak diangkat.

“HP-nya berdering terus. Tapi enggak diangkat sama dia (korban),” jelas Sudirman, seperti diwartakan akun instagram@wewacara_rctv. Sebelum ditemukan tewas, warga sudah melihat korban mondar-madir di masjid.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Kapolsek Depok, AKP Affandi, menjelaskan bahwa korban berprofesi sebagai pedagang. Diduga, ia melakukan aksinya akibat depresi karena dagangannya yang sepi.

“Sementara yang diketahui faktor ekonomi, dagangannya sepi,” jelas Kapolsek Depok, kabupaten Cirebon AKP Affandi menganisis tentang motif korban nekad melakukan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Trending di News