Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Cukup Setor Muka, KAI Jakarta Bisa Hemat 5.502 Rol Kertas Senilai Rp 81 Juta Lebih

badge-check


					PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta telah menerapkan teknologi Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Bekasi sejak awal 2025. Hasilnya penghematan kertas dan memudahkan penumpang. Foto: Instagram@tech.mada Perbesar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta telah menerapkan teknologi Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Bekasi sejak awal 2025. Hasilnya penghematan kertas dan memudahkan penumpang. Foto: [email protected]

Penulis: Sri Muryanto    |     Editor: Priyo Suwarno

KREWDONEWS, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mulai menggunakan teknologi Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Bekasi sejak awal tahun 2025.

Melalui sistem ini, penumpang hanya perlu memindai wajahnya pada alat scanner yang terhubung langsung dengan data tiket digital, sehingga tidak perlu mencetak tiket fisik.

Dari Januari hingga Agustus 2025, penggunaan tiket kertas berhasil dikurangi sebanyak 5.502 rol kertas, yang bernilai sekitar Rp 81.234.298.

Pengurangan ini tidak hanya menghemat biaya operasional, tetapi juga memberikan manfaat untuk lingkungan dengan menekan limbah kertas dan mengurangi jejak karbon dari pembuatan serta distribusi tiket fisik.

Sebanyak rata-rata 275.100 penumpang setiap bulan telah memanfaatkan layanan boarding digital ini lewat aplikasi Access by KAI dan e-boarding pass.

Ke depannya, KAI berencana memperluas penerapan teknologi ramah lingkungan ini agar transportasi umum semakin aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Gue benar-benar terkesan dengan inisiatif KAI ini. Bayangin, tanpa harus ngeprint tiket, kita sudah ikut membantu menjaga lingkungan sedikit demi sedikit. Nggak perlu cemas kehilangan tiket fisik, atau ribet antre cuma buat ambil tiket. Tinggal pakai smartphone, scan wajah, beres deh.

Yang keren, layanan boarding digital ini sudah digunakan ratusan ribu orang tiap bulannya. Kayak jadi tren baru, masa depan naik kereta makin digital dan ramah lingkungan. Dan bukan sekadar klaim “hijau” doang, tapi hasilnya nyata: penghematan kertas dan biaya yang jelas.

Menurut gue, ini momen yang keren: teknologi diaplikasikan bukan hanya untuk kemewahan, tapi buat mempermudah hidup dan menjaga bumi, demikian DM akun [email protected], dalam unggahannya Senin 16 September 2025.

Semoga makin banyak stasiun pakai teknologi ini dan makin cepat adaptasinya, biar kita semua bisa naik kereta sambil turut merawat lingkungan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Festival Gambus Misri Muncul di Sumobito setelah 40 Tahun Menghilang

11 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pusoko Jadi Kades Antar Waktu Sumberteguh Kudu

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Trending di News