Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Bom Bunuh Diri di Masjid Khadijah Tul Kubra Pakistan, 11-20 Orang Tewas 80 Luka-luka

badge-check


					Tangkap video Instaram@firstpost, usai terjadi leadakan di masjid Khadijah Tul Kubra, Pakistan. Saat jemaah ramai hendak melaksnaakan salat Jumat, 6 Februrari 2026. Foto: Instagram@firstpost Perbesar

Tangkap video Instaram@firstpost, usai terjadi leadakan di masjid Khadijah Tul Kubra, Pakistan. Saat jemaah ramai hendak melaksnaakan salat Jumat, 6 Februrari 2026. Foto: Instagram@firstpost

Penulis:  Jacobus E. Lato   | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PAKISTAN– Muncul lagi aksi bom bunuh diri Pakistan di awal 2026 ini. Terjadi ledakan pada hari Jumat, 6 Februari 2026,  saat jamaah melaksanakan Salat Jumat, menyebabkaan setidaknya 11 orang tewas dan menghancurkan Masjid di Islamabad.

Insiden sadis ini  terjadi saat jamaah sedang berkerumun salah Jumat,  di masjid Khadijah Tul Kubra di Islamabad. Lokasi di Tarlai Kalan, tenggara Islamabad, Pakistan.

Sumber polisi menyebut pelaku adalah pengebom bunuh diri yang meledakkan diri di pintu gerbang saat jamaah masjid sedang berkerumun.

Korban tewas dilaporkan berkisar 11-20 orang pada awalnya, dengan luka-luka melebihi 80 orang yang dibawa ke rumah sakit seperti PIMS.

Pemerintah daerah Islamabad di PM Pakistan mengutuk keras serangan ini sebagai aksi teror, sementara polisi mengerahkan tim forensik untuk menutup daerah untuk penyelidikan.

Serangan ini menyoroti kekhawatiran kekerasan sektarian di Pakistan, dengan otoritas yang masih menyelidiki motif dan kelompok pelaku. Belum ada klaim tanggung jawab resmi hingga laporan terbaru.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengutuk keras serangan bom bunuh diri tersebut, menyatakan “kesedihan mendalam” atas korban mati dan luka-luka. Ia mengecam aksi kekerasan yang menargetkan tempat ibadah, seperti diberitakan media nasional.

Otoritas Islamabad mengonfirmasi sedikitnya 15 orang tewas dan lebih dari 80 luka-luka, dengan tim forensik dikerahkan untuk penyelidikan. Juru bicara polisi Taqi Jawad menyatakan proses investigasi masih berlangsung untuk mengkonfirmasi penyebab pasti. 

Tidak, belum ada kelompok atau pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan di Masjid Khadija Tul Kubra di Islamabad pada 6 Februari 2026.

Polisi Islamabad mengkonfirmasi bahwa pelaku adalah seorang pengebom bunuh diri yang dicegat di gerbang masjid sebelum mencapai diri setelah salat Jumat. Penyelidikan forensik masih berlangsung tanpa identifikasi kelompok spesifik hingga laporan terbaru.

Belum ada klaim resmi seperti dalam serangan sebelumnya di Pakistan, meskipun masjid Syiah sering menjadi sasaran kelompok militan sektarian. Otoritas terus memantau perkembangan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tersangka Dana Hibah Pemprov Jatim Rp2,1 Triliun, Anwar Sadad Masih Duduk Tenang di Kursi DPR RI

4 Juli 2026 - 21:27 WIB

Menelisik Akar Terorisme (31): Masyarakat Nasionalis Dibentuk Seperti Militer

4 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo

4 Juli 2026 - 19:25 WIB

Pitono Nugroho Nakhodai ICMI Jatim 2026–2031: Usung Tujuh Modal

4 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anak Krakatau Meletus Semburkan Awan Panas 400 M, Hindari Jarak Radius 2 Kilometer

4 Juli 2026 - 13:41 WIB

Akun Gaya Hidup Pejabat: Instagram@cabinetcouture_idn Diblokir atas Permintaan Komdigi

4 Juli 2026 - 12:51 WIB

Saksi Fakta Dosen Non-ASN di MK, Dr Cenuk Lulusan Australia Dapat Gaji Total Rp4 Juta/ Bulan

4 Juli 2026 - 10:47 WIB

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Wapres JD Vance: Israel Jangan Ganggu Perundingan Damai AS- Iran

3 Juli 2026 - 17:51 WIB

Trending di News