Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

BMKG Juanda: Jatim Masuk Puncak Musim Hujan, Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda menginformasikan hampir sebagian besar wilayah Jawa Timur telah memasuki fase puncak musim hujan dengan potensi peningkatan risiko cuaca ekstrem.

Taufiq Hermawan Kepala BMKG Juanda menjelaskan, dalam sepuluh hari ke depan hingga 30 Januari akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

Kemudian, potensi bencana hidrometeorologi yang akan melanda Provinsi Jatim di antaranya hujan deras, angin kencang, hingga hujan es.

“Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan
terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem,” ujar Taufiq dalam keterangan yang diterima, Rabu (21/1/2026).

Taufiq menjelaskan, potensi cuaca ekstrem itu dipicu oleh dampak aktifnya Monsun Asia, pola pertemuan angin, gangguan atmosfer equatorial rossby, dan diprakirakan adanya gangguan gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang akan melintasi wilayah Jatim.

Selain itu, suhu muka laut perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan juga menjadi faktor pemicu, serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif.

“Yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ucapnya.

Potensi cuaca ekstrem juga terpantau melalui radar yang menunjukkan adanya peningkatan kecepatan angin cukup drastis di langit Jatim.

Berdasarkan data terbaru, Taufiq menyebut kecepatan angin dapat mencapai puluhan knot hingga dapat berdampak pada bangunan rumah maupun pohon tumbang.

“Berdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 19 Januari 2026 Jam 12.00 WIB, angin dominan dari arah barat dengan pola pertemuan angin (konvergensi) dan terjadi peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur sebesar 32 knot,” katanya.

Lebih lanjut, Taufiq mengimbau masyarakat di wilayah dengan topografi curam, bergunung dan tebing lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem. Masyarakat juga diharapkan untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini.

“Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang,” tuturnya.

Berikut adalah daftar sebagian besar wilayah yang masuk dalam daftar waspada potensi cuaca ekstrem berdasarkan prakiraan BMKG Juanda pada periode 21-30 Januari 2026, antara lain Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, Kota Kediri, Kabupaten Magetan, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro.

Lalu, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kota Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sampang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Tuban.

Berikutnya, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Gresik, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kota Madiun dan Kabupaten Pacitan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri UMKM Siapkan Kebijakan Khusus buat Hadapi Aturan Wajib Halal

14 September 2026 - 19:01 WIB

Gempa M 5,2 Malang Tak Begitu Dirasakan Warga, Ini Penyebabnya

14 September 2026 - 18:36 WIB

,Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Kompak Naik, Daftar Harga BBM Terbaru 13 September 2026

13 September 2026 - 19:21 WIB

Harga Emas Antam Loyo, Turun Sedalam Ini Sepekan

13 September 2026 - 19:08 WIB

Harga Cabai Rawit Makin Pedas, Tembus Rp 90 Ribu/Kg

13 September 2026 - 19:00 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Harga Pertamax Bisa Tembus ke Rp 20.000

11 September 2026 - 18:41 WIB

Akhir Bulan Ini Semua SPBU Bisa Jual B50

11 September 2026 - 18:32 WIB

Jasa Marga Ungkap Daftar Jalan Tol Baru yang Siap Beroperasi

9 September 2026 - 19:17 WIB

1.845 KK di Surabaya Tercatat Turun Kelas Desil

9 September 2026 - 19:06 WIB

Trending di Nasional