Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Baterai Nuklir Sebesar Koin, BV100, Sekali Dicas Bertahan 50 Tahun

badge-check


					Betavolt produksi baterai nuklir Perbesar

Betavolt produksi baterai nuklir

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, BEIJING- Teknologi baterai telah mengalami kemajuan pesat dalam beberapa dekade terakhir, hingga kini kita memiliki sel Sodium-ion dalam power bank. Meskipun sebagian besar sel modern kini bertahan lebih lama, baterai yang dapat bertahan lebih dari satu dekade dengan sekali pengisian mungkin terdengar seperti sesuatu yang keluar dari film fiksi ilmiah.

Namun, hal itu mungkin segera berubah. Menurut Popular Mechanics, sebuah perusahaan baterai asal Tiongkok bernama Betavolt baru-baru ini mengungkapkan baterai kecil seukuran koin yang menggunakan energi nuklir. Dikenal sebagai BV100, baterai ini memanfaatkan Nickel-63 sebagai sumber radioaktifnya dan dapat bertahan hingga 50 tahun dengan sekali pengisian.

Meskipun keluaran energi baterai ini relatif rendah dan tidak dapat mengisi daya smartphone atau kamera, BV100 bukan sekadar inovasi laboratorium. Betavolt sudah memproduksi baterai ini secara massal untuk memberi daya pada perangkat elektronik seperti peralatan medis dan perangkat luar angkasa.

Bagaimana cara kerja baterai nuklir BV100 dari Betavolt?

Baterai nuklir BV100 dari Betavolt menghasilkan daya sebesar 100 mikrowatt pada 3 volt. Perusahaan berencana meluncurkan versi satu watt pada tahun ini yang dapat digunakan dalam elektronik konsumen dan memperpanjang waktu terbang drone.

Baca juga: Jawaban Presiden Prabowo Terkait RUU TNI

Baca juga: Ridwan Kamil Sudah Buat Perjanjian Biayai Anak, Ternyata Pacarnya Banyak

Baterai BV100 terdiri dari dua bagian: pemancar radioaktif dan penyerap semikonduktor. Pemancar secara alami meluruh seiring waktu, memancarkan elektron berkecepatan tinggi yang mengenai penyerap.

Fenomena ini menghasilkan pasangan “elektron-holes” yang mengeluarkan sejumlah kecil tetapi stabil energi listrik yang dapat digunakan. Untuk mencegah partikel beta berbahaya bocor, perusahaan menggunakan lembaran aluminium tipis.

Meskipun tidak menghasilkan energi sebanyak baterai tradisional, jumlah arus listrik yang kecil ini dapat memberi daya pada perangkat elektronik yang tidak memerlukan banyak energi selama hingga satu abad atau lebih.

Baterai nuklir ini mungkin tidak menggantikan baterai di smartphone kita, tetapi sangat cocok untuk digunakan pada rover planet, sensor di laut, dan bahkan dapat membantu alat pacu jantung.

Apakah baterai nuklir lebih baik dibandingkan dengan baterai kimia?

Dibandingkan dengan baterai Lithium-ion yang umum digunakan, BV100 menawarkan kepadatan energi 10 kali lipat lebih tinggi dan dapat bertahan dalam suhu ekstrem antara -60 hingga +120 derajat Celsius tanpa terbakar atau meledak. Betavolt menyatakan bahwa BV100 ramah lingkungan karena inti nikel-63 yang radioaktif pada akhirnya meluruh menjadi tembaga stabil, sehingga lebih murah untuk didaur ulang dibandingkan kebanyakan baterai kimia.

Baterai BV100 menandai kemajuan besar dalam teknologi baterai karena sel bertenaga nuklir berukuran saku ini tidak memerlukan perawatan. Selain itu, struktur modular baterai memungkinkan skalabilitas, artinya beberapa sel ini dapat digabungkan secara seri atau paralel untuk berfungsi sebagai satu baterai besar.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pria Bersenjata Laras Panjang Merampok Toko Emas, Gondol Perhiasan Senilai Rp350 Juta

18 Juli 2026 - 22:36 WIB

Semangat Ikan Sepat Ikan Lele, Faturrohman: Makin Cepat Tidak Betele-tele untuk Musker Apindo Jombang

18 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

Trending di News