Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Banjir Besar di Curahmalang Jember: Ratusan Warga Dievakuasi, Satu Perempan Tewas Tersengat Listrik

badge-check


					(Kiri) Perempuan seorang warga bertahan di lantai atas rumahnya, saat sungai Bedadung meluber akibat hujan ekstrem selama dua hari, Kamis-Jumat 12-23 Februari 20-26. (Kanan) Jembatan gantung penghubung Dusun Darungan Lor dan Dusun Darungan Kidul, di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, kembali putus akibat diterjang banjir luapan Sungai Bedadung, pada Kamis (12/2/2026) malam. Foto: Instagram@explorejember
Perbesar

(Kiri) Perempuan seorang warga bertahan di lantai atas rumahnya, saat sungai Bedadung meluber akibat hujan ekstrem selama dua hari, Kamis-Jumat 12-23 Februari 20-26. (Kanan) Jembatan gantung penghubung Dusun Darungan Lor dan Dusun Darungan Kidul, di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, kembali putus akibat diterjang banjir luapan Sungai Bedadung, pada Kamis (12/2/2026) malam. Foto: Instagram@explorejember

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JEMBER– Hujan ekstrem terjadi Kamis-Jumat 12-13 Februari 2026, menyebabkan sungai Bedadung dan Kalijompo banjir melanda kawasan Curahmalang, Jember. Ratusan warga dievakuasi dan tercatat satu korban akibat tersengat  lintsrik’ hujan.

Wilayah utama yang terendam meliputi Desa Curah Malang (Kecamatan Rambipuji), Desa Gumelar (Kecamatan Balung), serta desa-desa lain seperti Rowotamtu dan Kaliwining. Ketinggian air mencapai dada orang dewasa, menggenangi ratusan rumah dan jalan raya.

Tiga jembatan dikabarkan putus atau ambrol akibat banjir di Jember pada 12-13 Februari 2026 tidak disebutkan lengkap dalam laporan berita yang tersedia, hanya satu yang dikonfirmasi secara spesifik.

Jembatan diDesa Jubung, Kecamatan Sukorambi: Ambruk diterjang arus deras luapan Sungai Bedadung, terekam video warga saat badan jembatan runtuh.

Dua jembatan tambahan dilaporkan putus oleh BPBD Jember tapi lokasi spesifik belum dirinci (terkait genangan di Rambipuji, Kaliwates, dll.). Jembatan di Desa Pakis, Panti (awal Februari) bukan bagian kejadian ini.

Ratusan warga dievakuasi menggunakan perahu karet dan jip 4×4 oleh tim Baret Rescue, relawan, serta masyarakat sejak dini hari hingga pagi Jumat. Fokus penyelamatan pada lansia dan warga sakit; satu korban jiwa, Siti Nur Fadilah, meninggal tersengat listrik di Kaliwining, jenazahnya dibawa ke Puskesmas Rambipuji.

BPBD Jember mengonfirmasi banjir dan melakukan asesmen lapangan, sementara Ketua Baret Rescue David Handoko Seto menyebut banjir setinggi ini langka di kawasan tersebut. Hingga pagi Jumat, debit air belum surut sepenuhnya.

Seorang warga bernama Nidhami, saksi mata  menjelaskan kejadian kematian Siti Nur Fadilah (juga disebut Gadillah). Dia menceritakan bahwa korban ambruk ke belakang saat bersih-bersih rumahnya di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Jember, setelah suaminya pergi ke musala.

Nidhami menyebut korban tiba-tiba “nggeblak” (ambruk) di dekat lokasi yang masih tergenang air banjir luapan Sungai Dinoyo. Warga lain takut menolong karena khawatir tersengat listrik, hingga meteran listrik dimatikan terlebih dahulu sebelum evakuasi ke Puskesmas Rambipuji.

Siti Nur Fadilah dikenal sebagai istri guru ngaji, aktivis Muslimat, dan meninggal tersengat listrik saat membersihkan rumah pasca-banjir pada 12-13 Februari 2026.

Pelaporan kejadian bersumber dari warga setempat seperti Nidhami dan konfirmasi David Handoko Seto (Komandan Baret Rescue, Sekretaris Komisi C DPRD Jember), yang membenarkan korban tewas tersengat listrik saat pembersihan pasca-banjir.

BPBD Jember hanya mencatat data umum dampak banjir (3.944 KK terdampak di 17 desa), tanpa detail korban jiwa.

Hingga 13 Februari 2026 sore, tidak ada pernyataan resmi dari Polres Jember, Kades Kaliwining, atau Camat Rambipuji di berita yang tersedia; informasi tetap bergantung pada saksi mata dan relawan.

Banjir Kamis-Jumat

  • Hujan intens sejak siang hingga pukul 19.00 WIB; air mulai meluap ke permukiman di 8 kecamatan (Rambipuji, Balung, dll.) dengan tinggi 30 cm-2 m.

  • Genangan cepat tutup jalan, 3 jembatan putus; ratusan rumah di Curahmalang, Kaliwining, Rowotamtu terendam dada dewasa.

  • Pukul 00.00-05.00 WIB: Tim BPBD, Baret Rescue, relawan evakuasi ratusan warga pakai perahu karet & jip 4×4, prioritas lansia & sakit.

  • 3.944 KK/17 desa terdampak; debit sungai belum surut hingga pagi.

  • Siti Nur Fadilah (istri ustaz, aktivis Muslimat) tewas tersengat listrik saat bersih-bersih rumah di Kaliwining, Rambipuji; warga ragu tolong hingga meteran dimatikan.

  • Jenazah dievakuasi ke Puskesmas Rambipuji; David Handoko Seto (Baret Rescue) konfirmasi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Trending di Nasional