Menu

Mode Gelap

Life Style

Angkat Mitos Kematian Selasa Kliwon, Seminggu `Almarhum` Tembus 500 Ribu Penonton

badge-check


					Penonton Indonesia masih cinta film mistis/Ist Perbesar

Penonton Indonesia masih cinta film mistis/Ist

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Film Indonesia menyambut tahun 2025 dengan optimisme tinggi setelah mencatat angka fantastis pada tahun 2024, yaitu 80 juta penonton untuk film lokal.

Angka ini bahkan melampaui total penonton film impor yang hanya mencapai 45 juta. Kesuksesan ini menjadi langkah besar menuju prediksi tahun 2025 sebagai masa keemasan perfilman nasional.

Mengawali tahun baru, film Almarhum produksi Unlimited Productions bersama Light House, A&Z Films, dan DAP, mencetak prestasi gemilang dengan meraih 500 ribu penonton hanya dalam waktu satu minggu sejak penayangan perdana. Pencapaian ini menjadikan Almarhum sebagai film Indonesia pertama di tahun 2025 yang meraih angka tersebut, sekaligus mengungguli film-film lain yang tayang di bulan Januari.

“Ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa, bukan hanya bagi kami sebagai kreator, tetapi juga bagi kemajuan perfilman Indonesia. Prestasi ini memberikan semangat baru untuk Unlimited Productions agar terus menghadirkan film yang tidak hanya menghibur tetapi juga menyentuh problematika kehidupan sehari-hari,” ujar Oswin Bonifanz, produser Almarhum.

Almarhum adalah film horor Indonesia yang mengangkat mitos Jawa tentang kematian pada hari Selasa Kliwon. Cerita berpusat pada keluarga Nuri yang mengalami serangkaian kejadian mistis setelah kematian tragis sang ayah, Pak Mulwanto, pada hari Selasa Kliwon.

Menurut kepercayaan Jawa, orang yang meninggal pada hari Selasa Kliwon diyakini akan membawa sial bagi keluarganya dan bahkan bisa “menjemput” anggota keluarga lainnya.

Keluarga Nuri pun disarankan untuk melakukan ritual tertentu untuk mencegah hal buruk terjadi.

Wisesa, anak sulung Nuri yang berprofesi sebagai dokter, menolak percaya pada mitos tersebut. Ia lebih memilih untuk menggunakan logika dan ilmu pengetahuan untuk menjelaskan segala kejadian aneh yang menimpa keluarganya.

Namun, seiring berjalannya waktu, Wisesa mulai ragu dengan pendiriannya saat kejadian-kejadian mengerikan terus terjadi.

Nuri dan adiknya, Yanda, mulai merasakan kehadiran sosok misterius dan mengalami gangguan-gangguan yang membuat mereka ketakutan. Mereka pun berusaha mencari tahu kebenaran di balik kematian sang ayah dan asal-usul gangguan mistis yang mereka alami.

Banyak komentar warganet yang membandingkan “Almarhum” dengan film Hollywood “Final Destination” karena adegan-adegan kematian ikonik yang diciptakan dari situasi sehari-hari. Beberapa adegan, seperti water heater dan kipas angin, menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Oswin Bonifanz, produser Almarhum, menegaskan bahwa kesamaan tersebut bukanlah hasil sebuah kesengajaan.”Prinsip kami sejak awal adalah menghadirkan adegan kematian yang ikonik dan relevan dengankehidupan masyarakat Indonesia, tanpa membohongi logika penonton. Mendengar film kami disebut Final Destination Rasa Lokal tentu membuat bangga, tapi niat kami adalah menciptakan sesuatu yang autentik,” jelasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

IRA Resmi Hadir, WIFI Luncurkan 5G FWA Pertama di Dunia

19 Februari 2026 - 16:51 WIB

Puasa Ramadan vs Intermittent Fasting: Sama-Sama Puasa, Beda Tujuan

19 Februari 2026 - 16:33 WIB

Ayushita Umumkan Pernikahan, Kariernya Kembali Disorot

18 Februari 2026 - 16:41 WIB

Empat Shio Paling Bersinar di Tahun Kuda Api 2026

18 Februari 2026 - 15:31 WIB

Pernah Coba? Buka Puasa dengan Puding Sutra Buah Strawberry

18 Februari 2026 - 09:35 WIB

Nostalgia Imlek: Deretan Penyanyi Mandarin dengan Lagu Ikonik

17 Februari 2026 - 17:05 WIB

Begini Cara Menyimpan Nasi yang Aman untuk Kesehatan

17 Februari 2026 - 14:45 WIB

Di Pusat Perbelanjaan Ada Istilah Rocadoh, Setelah Rohana dan Rojali

16 Februari 2026 - 19:58 WIB

Rahasia Segarnya Buka Puasa: Es Blewah Nipis Selasih

16 Februari 2026 - 12:49 WIB

Trending di Life Style