Menu

Mode Gelap

Headline

Alarm Bahaya Sudah Berbunyi, Semeru Erupsi Kembali Luncurkan Abu Panas Setinggi 2.000 Meter

badge-check


					Hujan abu dan awan panas menyelimuti kawasan Lumajang Selatan, setelah tafi pagi pukul 05.30, Semeru erupsi lebih kuat hingga melemparkan abu setinggi 2.000 m, Sabtu 14 Febaruari 2026. Foto: is Perbesar

Hujan abu dan awan panas menyelimuti kawasan Lumajang Selatan, setelah tafi pagi pukul 05.30, Semeru erupsi lebih kuat hingga melemparkan abu setinggi 2.000 m, Sabtu 14 Febaruari 2026. Foto: is

Penulis: Yoli Andi Purnomo |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LUMAJANG-  Gunung Semeru mengalami letusan pagi ini dengan peluncuran awan panas guguran hingga 6 km menuju Besuk Kobokan di kawasan Curah Kobokan, Lumajang, memicu peringatan dini melalui sistem alarm (EWS) setempat.

Status gunung tetap Siaga Level III, dan masyarakat diimbau waspada terhadap potensi guguran lanjutan serta lahar.

Sudah terdengar bunyi alamr di kawasan Curahkobokan, Lumajang selatan, dimana warga masyarakat diimbau untuk waspada, karena terjadi luncuran katerail panasa, dicampur air hujan sedang terjadi.

Tanggal ditetapkan pukul 05.54-06.27 WIB tanggal 14 Februari 2026, minimal 2.000 meter dengan amplifikasi seismik 25 mm.

Awan panas berarah tenggara ke Besuk Kobokan, kawasan Curah Kobokan yang dilengkapi Early Warning System (EWS) untuk mendeteksi guguran atau lahar secara real-time.

Peringatan Resmi

  • Jauhi radius 13 km dari puncak Semeru, khususnya sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan.

  • Aktivitas 500 meter dari tepi sungai Kobokan karena risiko luasnya awan panas hingga 17 km atau lahar hujan.

  • Larangan mendekati 5 km dari kawah akibat lontaran batu pijar; pantau aliran sungai seperti Besuk Bang, Kembar, dan Sat.

BPBD Lumajang melakukan pengamanan ketat melalui Pos Gunung Sawur dan telah memasang EWS di Curah Kobokan sejak bayi tahun lalu untuk sirine peringatan dini. Warga diimbau ikuti info resmi PVMBG/BPBD dan siapkan evakuasi jika alarm berbunyi lagi.

Gunung Semeru mencatat puluhan erupsi sejak awal Februari 2026, dengan intensitas vulkanik yang fluktuatif dan status tetap Siaga Level III. Aktivitas ini didominasi oleh gempa letusan, hembusan, dan peluncuran awan panas, terutama menuju Besuk Kobokan.

Kronologi Utama

  • 1 Feb : Letusan pukul 21.12 WIB; 41 letusan dalam seminggu sebelumnya, amplitudo 22 mm.

  • 5 Feb : Dua letusan dini hari (00.13 & 00.48 WIB), abu hingga 1.000 m; 97 gempa letusan dalam 24 jam.

  • 10 Februari : Tiga letusan pagi, abu 1,000 m; Gempa 28 periode letusan 00.00-06.00 WIB.

  • 11 Feb : Erupsi pukul 08.06 WIB; 24 erupsi dalam seminggu.

  • 12 Feb : Erupsi malam, 14 gempa letusan pukul 12.00-18.00 WIB.

  • 13 Feb : Letusan pagi (abu 1,000 m) & malam pukul 20.02 WIB; 39 erupsi seminggu.

  • 14 Feb : Luncur awan panas 6 km pukul 05.54-06.27 WIB, abu 2,000 m.

Data PVMBG menunjukkan amplitudo gempa dengan konsistensi letusan 10-25 mm, durasi 60-166 detik, dengan guguran fluktuatif. Sebanyak 223 letusan Semeru sepanjang 2026 hingga awal Februari, teraktif di Indonesia.

Warga diimbau jauhi 13-17 km Besuk Kobokan, 5 km kawah, dan pantau lahar; EWS Curah Kobokan aktif. Total letusan Februari mencapai 100+ berdasarkan tren mingguan. **

 

**

Tindak lanjut
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pabrik Pengolahan Serbuk Kayu Terbakar di Mojowarno, Kerugian Mencapai Rp350 Juta

31 Mei 2026 - 21:13 WIB

Puncak Peringatan Waisak 2026 di Candi Borobudur Gaungkan Cinta Perdamaian Dunia

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Indonesia Sedang Demam Veronika, Karya Verry Klau dari Malaka NTT

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Menelisik Akar Terorisne (10): Kaum Anabaptist dan Terror Millennium

31 Mei 2026 - 10:23 WIB

PBB Masukkan Israel Daftar Hitam, Kasus Kejahatan Seksual di Kawasan Konflik

30 Mei 2026 - 19:38 WIB

13 Tahun Berturut Turut Pemkab Jombang Raih Opini WTP Pemeriksaan Keuangan

30 Mei 2026 - 08:31 WIB

Rp27 Triliun dari Kurban, Distribusi Daging Masih Belum Merata

29 Mei 2026 - 21:41 WIB

Surabaya–Jember Terkoneksi Udara, Wings Air Resmi Buka Rute Baru

29 Mei 2026 - 21:19 WIB

Sukseskan SE 2026, Pemkab Jombang Gembleng 1.217 Tenaga Sensus Selama 15 Hari

29 Mei 2026 - 19:50 WIB

Trending di News