Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Bencana Kebakaran Terbesar dalam Sejarah AS, 16 Orang Tewas Kerugian Rp 2.427 Triliun

badge-check


					Bencana kebakaran terbesar dalam sejarah Amerika Aerikat, terjadi sejak 7 Januari 2025. Sementara ini diumumkan kerugian 16 orang tewas, 134 hilang dan kerugian material Rp 2.427 triliun. instagram@voanews Perbesar

Bencana kebakaran terbesar dalam sejarah Amerika Aerikat, terjadi sejak 7 Januari 2025. Sementara ini diumumkan kerugian 16 orang tewas, 134 hilang dan kerugian material Rp 2.427 triliun. instagram@voanews

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LOS ANGELES- Sheriff LA County, Robert LunA menyatakan ada 16 korban meninggal dunia dan 13 lainnya dilaporkan hilang pada saat terjadi kebakaran besar yang melanda Los Angeles, Amerika Serikat, yang terjadi sejak 7 Januari 2025.

Dia menegaskan apakah 13 orang yang dilaporkan hilang itu terkait langsung atau tidak dalam bencana kebakaran tersebut. Saat ini para pejabat setempat telah mendirikan pusat di mana keluarga dapat melaporkan orang yang hilang, demikian menutip NBC News, 11 Januari 2025.

Kebakaran besar yang melanda Los Angeles pada Januari 2025 telah menghasilkan data statistik yang signifikan terkait dampaknya. Berikut adalah ringkasan data tersebut.

Kebakaran telah menghanguskan kawasan seluas 39.000 hektar lebih lahan di wilayah Los Angeles

Kebakaran Palisades dan Eaton merupakan yang paling merusak, dengan masing-masing membakar 19.970 hektar dan 13.690 hektar. Lebih dari 12.000 bangunan telah hancur akibat kebakaran, termasuk rumah dan infrastruktur lainnya

Sekitar 153.000 penduduk berada di bawah perintah evakuasi, dengan lebih dari 179.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai antara $135 miliar hingga $150 miliar (Rp 2.427 triliun), menjadikannya salah satu bencana kebakaran paling merugikan dalam sejarah AS.

Kebakaran ini dipicu oleh beberapa faktor: Angin kering dan kuat yang berhembus dari pedalaman California ke pesisir, yang meningkatkan risiko kebakaran dengan mengeringkan vegetasi dan menyebarkan api. Suhu yang sangat tinggi dan kelembapan rendah akibat perubahan iklim juga berkontribusi pada penyebaran cepat kebakaran

Petugas pemadam kebakaran menghadapi tantangan besar dalam memadamkan api karena angin kencang yang dapat memicu titik api baru. Meskipun ada upaya untuk mengatasi kebakaran, kondisi cuaca diperkirakan akan tetap kritis dalam beberapa hari ke depan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Arumi Bachin Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari, Kunjungi 3 Rumah Manik di Plumbon Gambang

20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Hari Purnomo: Koperasi di Jombang Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 168 UMK Naik Kelas

20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Jombang, AKBP Yanto Mulyanto saat memantau langsung ketersediaan BBM di salah satu SPBU
Trending di News