Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung dan Botol, Belum Dipastikan Milik 5 Jurnalis dan 3 Kru Liputan Anak Krakatau

badge-check


					SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung dan Botol, Belum Dipastikan Milik 5 Jurnalis dan 3 Kru Liputan Anak Krakatau Perbesar

Penulis: Mayang K. Mahardhika  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, ANYER— Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Banten, TNI Angkatan Laut, dan Ditpolairud menemukan satu buah jaket pelampung (life jacket) tanpa identitas beserta satu botol atau tabung putih saat menyisir perairan barat Anyer, Rabu 10 September 2026.

Lokasi tepatnya di wilayah pesisir Cikoneng hingga Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Temuan ini terjadi pada hari ketiga operasi pencarian delapan orang yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Senin, 7 September 2026.

Belum Pasti

Kapal penolong dan tim penyisir mendapati kedua barang tersebut mengapung di jalur yang diprediksi sebagai lintasan perjalanan speedboat sewaan yang ditumpangi rombongan jurnalis.

Meskipun ditemukan di area yang sedang difokuskan sebagai zona pencarian, pihak berwenang dengan hati-hati menyatakan belum dapat memastikan bahwa barang-barang tersebut milik para korban yang hilang.

“Barang sejenis masih tergolong umum digunakan oleh nelayan setempat. Kami tidak boleh langsung menyimpulkan sebelum ada pemeriksaan yang teliti,” demikian pernyataan resmi dari juru bicara Posko Komando Pencarian dan Penyelamatan Banten.

Untuk memastikan kebenarannya, tim penyelidik sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mencocokkan spesifikasi jaket pelampung tersebut dengan daftar perlengkapan keselamatan yang seharusnya ada di atas kapal milik pemilik speedboat sewaan yang disewa rombongan jurnalis.

Identitas Jurnalis dan Kru

Sebanyak delapan orang dilaporkan hilang kontak sejak siang hari, Senin lalu, saat menaiki speedboat dari Dermaga Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi.

Rombongan terdiri dari lima jurnalis — yaitu wartawan dari Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA, Merdeka.com, iNews, Anadolu Agency, dan satu jurnalis lepas (freelance).

Mereka dibantu tiga orang kru kapal: nahkoda, awak kapal, dan pemandu liputan.

Kontak komunikasi dengan kapal terputus total di tengah perjalanan dan sejak saat itu tidak ada sinyal keberadaan mereka.

Respon

Dewan Pers melalui jajarannya menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini dan mendesak upaya pencarian dilakukan secara maksimal tanpa menunda.

“Keselamatan jurnalis adalah bagian tak terpisahkan dari kebebasan pers. Meliput bencana dan kejadian publik adalah tugas mulia yang berisiko, dan negara wajib memastikan perlindungan serta upaya pencarian yang secepat dan seluas mungkin,” bunyi pernyataan tertulis Dewan Pers yang diterima awak media hari ini.

Dewan Pers juga meminta seluruh media massa untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghormati keluarga korban yang sedang menunggu kabar.

Kepolisian Resor Banten Selatan juga membenarkan temuan tersebut namun mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil identifikasi resmi.

Kapolres Banten Selatan menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel tambahan untuk memperlebar jangkauan penyisiran di darat maupun di perairan pantai.

Status Operasi

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung. Area penyisiran diperluas mencakup perairan dari ujung barat Pulau Jawa hingga ke perairan sekitar Pulau Panjang dan kawasan pesisir Lampung Selatan.

Ratusan personel gabungan terlibat dalam operasi yang kini memasuki hari keempat.

Belum ada korban yang ditemukan hidup maupun meninggal dunia selain temuan jaket pelampung dan satu botol/ tabung putih tersebut.

Keluarga korban yang telah berkumpul di Posko Darurat Carita hingga saat ini masih menunggu kabar dengan harapan. Tim relawan juga turut membantu memantau garis pantai.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Salah Injak Pedal: Alphard Santap 3 Mobil, 11 Motor, dan Rombong Bakso di Sukolilo

10 September 2026 - 03:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (55): Kisah Pembantaian 100 Pria dan 5 Wanita Pelancong

9 September 2026 - 19:53 WIB

5 Jurnalis dan 2 Kru Kapal Belum Ditemukan, Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau Sejak 7 September 2026

9 September 2026 - 19:22 WIB

Dapur Utama dan Ruang Gizi RSUD Saiful Anwar Terbakar, Tidak Menyentuh Gedung Perawatan Kesehatan

9 September 2026 - 17:43 WIB

Air Laut Surut dan Gempa Mag 3,8 Terjadi di Sekitar Gunung Anak Krakatau, BMKG: Tenang Bukan Tsunami

9 September 2026 - 16:59 WIB

Tidak Masuk Akal Gelombang Keracunan Terus Terjadi: 300 Lebih Siswa SMP dan MTs Pati Diangkut ke Rumah Sakit

9 September 2026 - 16:14 WIB

Truk Tangki Air Angkut 1,5 Juta Batang Rokok Putih, Bea Cukai: Kerugian Negara Rp1,5 Miliar

9 September 2026 - 11:09 WIB

Elektabilitas Gerindra Naik 14.4 Persen, Rahmat Muhajirin: Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

9 September 2026 - 09:30 WIB

Keterlaluan Tiga Kali SMAN 1 Tunjungan Blora Keracunan, Wabup Perintahkan SPPG Sukorejo 2 Tutup Permanen

9 September 2026 - 08:24 WIB

Trending di News