Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Polda Metro Pastikan 995 dari 996 Senjata Temuan di Jaksel Senapan Angin

badge-check


					Konpers Polda Metro Perbesar

Konpers Polda Metro

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Polda Metro Jaya buka suara terkait penemuan 996 senjata yang ditemukan di yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan (Jaksel). Di mana, ratusan senjata tersebut merupakan senapan angin.

“Dari 996 pucuk yang diduga senjata tadi, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api (senpi),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto kepada awak media termasuk tvrinews.com di Mapolda Metro pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Lebih lanjut, ia menuturkan jika pihaknya menemukan satu pucuk merupakan senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA.

“(Saat ini, senjata tersebut) sudah diamankan oleh penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan,” sebutnya.

Tak hanya itu, ia menyebut 995 senjata tersebut terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm. Kemudian, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 mm dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 mm.

“Untuk 995 pucuk diduga senjata angin, ini kami sampaikan pada rekan-rekan bahwa 995 tadi terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 mm dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 mm ini diamankan dan ditempatkan di gudang Subdit Wasendak Dit Intelkam Polda Metro Jaya,” ucapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kepemilikan ratusan senjata tersebut diketahui terkait dengan seseorang berinisial DS. Namun, polisi memastikan yang bersangkutan telah meninggal dunia pada 2020 sehingga penyelidikan difokuskan untuk menelusuri asal-usul serta status kepemilikan senjata tersebut.

“Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak, menemukan bahwa saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020, sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut,” tukasnya.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

“Demam Ube” Menggila: Filipina Stop Eksport, Peluang Emas Ubi Ungu Indonesia Mendunia

20 September 2026 - 18:28 WIB

Penyeberangan Pelabuhan Jangkar-Celukan Bawang Dioptimalkan

18 September 2026 - 20:39 WIB

Dirjen Pajak Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif PPN

18 September 2026 - 20:07 WIB

DJP Mulai Terapkan Pajak Marketplace per 1 November 2026

17 September 2026 - 16:25 WIB

Layanan Harhubnas 2026 Layanan Trans Jatim Gratis

17 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Nasional