Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Anak Krakatau Meletus Semburkam Awan Panas 400 M, Hindari Jarak Radius 2 Kilometer

badge-check


					Gunung berapi Anak Krakatau di Selat Shbda meletus, semburkan awan panas hingga 400 meter, terjadi pukul 08.15  wib, 4 Juli 2026. Foto: PVMBG Perbesar

Gunung berapi Anak Krakatau di Selat Shbda meletus, semburkan awan panas hingga 400 meter, terjadi pukul 08.15 wib, 4 Juli 2026. Foto: PVMBG

Penulis: Mayang K. Mahardhika  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PANDEGLANG – Gunung Anak Krakatau yang terletak di tengah Selat Sunda meletus kembali pada Sabtu, 4 Juli 2026, sekitar pukul 08.17 WIB.

Berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan memuntahkan kolom abu setinggi 300–400 meter berwarna kelabu, menyebar ke arah barat dan barat daya, dengan dentuman keras terdengar hingga radius 5 kilometer .

Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi PVMBG, Dr. Devy Kamil Syahbana, menjelaskan: “Letusan ini berskala kecil-menengah, terekam di seismograf dengan amplitudo 25 mm dan durasi 32 detik. Aktivitas ini masih dalam pola yang terpantau rutin” .

Secara historis, Gunung Anak Krakatau muncul dari dalam kaldera bekas letusan dahsyat 1883 dan mulai terbentuk permanen tahun 1930. Sejak itu, tercatat telah meletus lebih dari 120 kali dengan variasi intensitas.

Letusan besar terakhir sebelum ini terjadi pada 27–28 November 2023, memuntahkan abu hingga 1.000 meter . Puncak aktivitas tercatat pada 2018, saat longsor sisi kawah memicu tsunami yang menewaskan ratusan jiwa.

Hingga saat ini, status gunung tetap pada Level II (Waspada). PVMBG mengimbau warga dan wisatawan tidak mendekati zona berbahaya sejauh 2 kilometer dari kawah.

Pemantauan dilakukan secara terus-menerus untuk mengantisipasi perubahan aktivitas dan menyebarkan informasi resmi kepada masyarakat pesisir Banten dan Lampung.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Akun Gaya Hidup Pejabat: Instagram@cabinetcouture_idn Diblokir atas Permintaan Komdigi

4 Juli 2026 - 12:51 WIB

Saksi Fakta Dosen Non-ASN di MK, Dr Cenuk Lulusan Australia Dapat Gaji Total Rp4 Juta/ Bulan

4 Juli 2026 - 10:47 WIB

Wapres JD Vance: Israel Jangan Ganggu Perundingan Damai AS- Iran

3 Juli 2026 - 17:51 WIB

Raja Juli Klaim Kembalikan Amplop Dua Hari sebelum KPK OTT Bupati Kuansing

3 Juli 2026 - 17:04 WIB

BNN dan Bea Cukai Sita 3,37 Ton Bunga Ganja Dari Thailand yang Disimpan di Gudang di Gresik

3 Juli 2026 - 15:02 WIB

125 Anak Ikuti Khitan Massal PT Pegadaian XII Surabaya, Dilaksanakan di Bojonegoro dan Genteng

3 Juli 2026 - 14:55 WIB

Menkeu Purbaya sebut Bea Cukai Sarang Korupsi dan Kebal Hukum, Hasan Nasbi: Silakan Diperika!

3 Juli 2026 - 13:52 WIB

Usul Resmi Komisi I DPRD: Nama Jawa Barat Diubah Jadi Provinsi Pasundan

3 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ompreng BGN Kualitas 304 Dikorupsi Rp217 Miliar, Jaksa Tetapkan Brigjen Lalu M. Iwan Jadi Tersangka

3 Juli 2026 - 11:38 WIB

Trending di News