Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Kemenkes Gelar Mitigasi Ancaman Ebola

badge-check


					Wamenkes Dante Saksono Perbesar

Wamenkes Dante Saksono

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menyebut pemerintah langsung meningkatkan kewaspadaan setelah menerima informasi awal mengenai penyebaran virus Ebola. Ia mengatakan langkah mitigasi dilakukan sebelum Organisasi Kesehatan Dunia menetapkan status PHIC terhadap penyebaran Ebola tersebut.

Dante mengatakan informasi mengenai Ebola diterima melalui surat elektronik dan pesan singkat dari kolega kesehatan di Kenya. Ia menyebut informasi tersebut langsung diteruskan kepada Andi Saguni untuk segera ditindaklanjuti seluruh jajaran kesehatan nasional.

Menurut Dante, Andi Saguni langsung menggelar pertemuan bersama seluruh kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) dari berbagai wilayah Indonesia. Ia mengatakan surat edaran kewaspadaan virus Ebola juga langsung diterbitkan pada hari yang sama tersebut.

“Pada hari itu juga Pak Andi Saguni ini, langsung mengadakan pertemuan dengan seluruh kepala BKK se-Indonesia. Pada hari itu juga Pak Andi Saguni memberikan SE, surat edaran, tentang kewaspadaan virus Ebola,” ujarnya.

Dante menegaskan pemerintah terus melakukan screening dan karantina untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya virus Ebola ke Indonesia. Ia memastikan kemampuan diagnosis Indonesia sudah mumpuni, meskipun hingga sekarang belum ditemukan kasus Ebola di dalam negeri.

“Kita akan skrining virus Ebola ini, dan sampai sekarang belum ada virus Ebola yang ada di Indonesia. Tapi kita sudah melakukan mitigasi, kemampuan kita melakukan diagnosis sudah mumpuni,” kata Dante.

Penyakit virus Ebola sendiri atau Ebola Virus Disease (EVD) merupakan penyakit pada manusia yang disebabkan infeksi virus Ebola. Penyakit ini pertama kali ditemukan di kawasan Afrika Tengah dan kini sempat mewabah di sejumlah negara Afrika, seperti Uganda, Sierra Leone, dan Kongo.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatim Siapkan Progam Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 1-31 Agustus 2026

31 Juli 2026 - 18:39 WIB

PLN Tambah Stasiun Pengisian Daya Mobil Listrik di Tol Solo-Ngawi

31 Juli 2026 - 17:11 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas Tiga Jenama Pegadaian pada Kamis

30 Juli 2026 - 19:07 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Selat Bali

30 Juli 2026 - 18:54 WIB

Harga Komoditas Pangan Berisiko Naik karena El Nino

30 Juli 2026 - 18:33 WIB

Misi Dagang Jatim di Hong Kong Bukukan Kesepakatan Transaksi Rp12 Triliun

29 Juli 2026 - 19:38 WIB

BRI Tunjukkan Peran Motor Utama Pembiayaan Sektor Perumahan Nasional

29 Juli 2026 - 19:24 WIB

Tahun Depan Gaji Peserta Magang Nasional Bakal Naik

28 Juli 2026 - 19:45 WIB

Zulhas Bantah Ada Pengadaan Proyek Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T

28 Juli 2026 - 19:15 WIB

Trending di Nasional