Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

badge-check


					Naskah yang hilang Perbesar

Naskah yang hilang

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Sebuah tim akademisi internasional yang dipimpin oleh Profesor Garrick Allen dari UofG telah berhasil menemukan kembali 42 halaman yang hilang dari salah satu manuskrip Perjanjian Baru awal yang paling penting di dunia: Codex H.

Sebuah tim akademisi internasional yang dipimpin oleh Profesor Garrick Allen di Universitas Glasgow telah berhasil memulihkan 42 halaman yang hilang dari salah satu manuskrip Perjanjian Baru awal yang paling penting di dunia: Codex H.

Manuskrip tersebut, salinan Surat-surat Santo Paulus dari abad ke-6, hilang ditelan sejarah ketika dibongkar di Biara Lavra Agung di Gunung Athos, Yunani, pada abad ke-13. Halaman-halamannya ditinta ulang dan digunakan kembali sebagai bahan penjilidan dan halaman pembuka untuk berbagai manuskrip lainnya. Saat ini, fragmen-fragmen yang tersisa tersebar di berbagai perpustakaan di Italia, Yunani, Rusia, Ukraina, dan Prancis.

Profesor Garrick Allen menjelaskan proses yang mengarah pada penemuan tersebut: “ Terobosan ini berasal dari titik awal yang penting: kami tahu bahwa pada suatu titik, manuskrip tersebut diberi tinta ulang. Bahan kimia dalam tinta baru menyebabkan kerusakan ‘offset’ pada halaman yang berhadapan, pada dasarnya menciptakan gambar cermin dari teks pada halaman yang berlawanan – terkadang meninggalkan jejak hingga beberapa halaman, hampir tidak terlihat oleh mata telanjang tetapi sangat jelas dengan teknik pencitraan terbaru.

“Bekerja sama dengan Early Manuscripts Electronic Library (EMEL), para peneliti menggunakan pencitraan multispektral untuk memproses gambar halaman-halaman yang masih ada, guna memulihkan teks ‘hantu’ yang secara fisik sudah tidak ada lagi, sehingga secara efektif mengambil informasi dari beberapa halaman dari setiap halaman fisik. Untuk memastikan keakuratan sejarah, tim juga berkolaborasi dengan para ahli di Paris untuk melakukan penanggalan radiokarbon, yang mengkonfirmasi asal usul perkamen tersebut dari abad ke-6.”

Meskipun teks yang ditemukan kembali berisi bagian-bagian yang sudah dikenal dari Surat-surat Paulus, penemuan ini menawarkan wawasan unik tentang bagaimana Perjanjian Baru telah berkembang dan dipahami selama berabad-abad. Penemuan ini memberikan pencerahan baru tentang orang-orang yang membuat dan menggunakan manuskrip tersebut, cara orang berinteraksi dengan teks-teks suci mereka, dan cara buku-buku digunakan kembali setelah rusak.

Profesor Allen melanjutkan: “Mengingat bahwa Codex H merupakan saksi yang sangat penting bagi pemahaman kita tentang kitab suci Kristen, penemuan bukti baru apa pun – apalagi dalam jumlah sebanyak ini – tentang seperti apa bentuk aslinya adalah sesuatu yang sangat monumental.”

Temuan utama meliputi:

– Daftar bab kuno. Halaman-halaman ini berisi contoh daftar bab tertua yang diketahui untuk Surat-surat Paulus, yang sangat berbeda dari cara kita membagi surat-surat ini saat ini.
– Wawasan para juru tulis: Fragmen-fragmen tersebut menunjukkan bagaimana para juru tulis abad ke-6 mengoreksi, memberi catatan, dan berinteraksi dengan teks-teks suci.
– Daur ulang di Abad Pertengahan: Kondisi fisik manuskrip tersebut mengungkapkan bagaimana karya-karya suci digunakan kembali dan dimanfaatkan ulang setelah mengalami kerusakan.

Proyek ini terwujud berkat pendanaan dari Templeton Religion Trust dan Arts and Humanities Research Council (UK), dengan kerja sama dari Great Lavra Monastery.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

PMI di Singapura Gelar Lomba Fashion Show Sambut Hari Kartini 2026

15 April 2026 - 15:14 WIB

Trending di Internasional